gaya-hidup

Inilah Risiko Anak Makan Sambil Nonton TV atau Telepon, Orang Tua Wajib Tahu, Jangan Biarkan JIka Itu Sering Dilakukan!

Senin, 10 Juni 2024 | 19:00 WIB
Ilustrasi keluarga sedang makan tanpa televisi dan ponsel/Pexels/RDNE Stock project

VIEWJABAR.COM - Berikut ini adalah risiko atau akibat buruk bagi anak-anak jika makan sambil nonton TV atau melihat telepon.

Tak perlu diragukan, ketika gadget sudah tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita, anak makan sambil menonton tv atau telepon itu sepertinya sudah tidak asing lagi.

Melihat fakta itu, sejumlah orang tua yang paham dampaknya, banyak yang berusaha untuk menjauhkan anak dari tv atau gadget ketika makan.

Baca Juga: Inilah Manfaat Kesehatan Makan Brokoli yang Perlu Diketahui, Dua di antaranya Mengurangi Risiko Kanker dan Mencegah Penyakit Jantung

Mereka tegas menolak walau anak-anaknya merengek minta TV dan telepon dinyalakan.

Namun tak sedikit pula yang tidak peduli. Artinya, mereka tetap membiarkan anak-anaknya makan sambil nonton TV atau telepon, serta tak mau tahu dengan dampaknya.

Mana yang benar? Tentu saja yang berusaha menjauhkan anak dari TV atau telepon ketika makan.

Baca Juga: Perlu Anda Tahu Merokok Elektronik Terhadap Kesehatan Tubuh, Simak di Sini

Ya, sebab hal itu ternyata berakibat buruk bagi kesehatan anak. Itu misalnya diungkap situs Russia Today baru-baru ini.

Mengitup hasil penelitian dari tim peneliti dari Universitas Portugis Minho, sumber itu menyebutkan bahwa televisi dan tablet mengalihkan perhatian anak-anak dari rasa kenyang.

Itu, kata penelitian, akan menyebabkan anak-anak makan lebih banyak.

Baca Juga: TES KEPRIBADIAN : Hewan yang Anda Lihat Pertama Kali Mengungkapkan Banyak Hal tentang Kehidupan Anda, Patut Dicoba untuk Bahan Instropeksi

Selain menyebabkan anak-anak makan lebih banyak, anak juga tidak tahu kapan harus berhenti makan.

“Ketika anak-anak makan sambil menonton acara di TV atau ponsel, mereka tidak menyadari kapan harus berhenti makan, dan mereka terus makan hanya karena TV atau ponsel mengganggu mereka," kata Dr Ana Duarte, seorang penulis penelitian.

Itu semua, kata Dr Ana, pada akhirnya  berakibat buruk bagi kesehatan anak.

Halaman:

Tags

Terkini