gaya-hidup

Jangan Sembarangan Makan Ubi Jalar! Ini Batas Aman dan Siapa yang Harus Menghindarinya

Kamis, 6 November 2025 | 12:23 WIB
Ubi jalar (Dok. Canva)

VIEWJABAR.COM - Ubi jalar memang superfood, tapi bisa bahaya kalau berlebihan. Temukan jumlah aman harian dan risiko bagi penderita penyakit tertentu.

Ubi jalar bukan sekadar makanan lezat—ia juga kaya serat, vitamin, dan antioksidan yang menyehatkan tubuh. Namun, bukan berarti boleh dimakan tanpa batas.

Ahli gizi dari NDTV Food menyarankan konsumsi harian sekitar 150–200 gram ubi jalar, atau satu buah berukuran sedang, untuk mendapatkan manfaat maksimal tanpa efek samping.

Baca Juga: Cara Membuat Donat Simpel: Lembut, Mengembang, dan Anti-Gagal di Rumah!

Ubi jalar merupakan sumber pati kompleks yang membantu tubuh menjaga kestabilan energi sepanjang hari. Karena dicerna perlahan, makanan ini tidak menyebabkan lonjakan gula darah mendadak.

Penelitian di Journal of Nutrition menemukan bahwa pola makan berbasis pati kompleks dapat menurunkan risiko diabetes dan kelelahan.

Meski demikian, penderita diabetes tetap perlu memperhatikan porsinya.

Baca Juga: Duel Panas di Malaysia! PERSIB Tantang Selangor FC, Bojan Hodak: 'Lengah Sedikit, Bisa Berbahaya!'

Dalam satu porsi, ubi jalar menyediakan lebih dari cukup vitamin A harian yang berfungsi menjaga kesehatan mata, kulit, dan daya tahan tubuh.

Namun, konsumsi berlebihan dapat memicu penumpukan vitamin A di dalam tubuh, menyebabkan gangguan metabolik.

Manfaat lain yang tak kalah penting adalah mendukung sistem pencernaan. Serat tinggi di dalamnya memperlancar buang air besar dan mengurangi sembelit.

Beta-karoten juga membantu menjaga kulit tetap lembut dan bercahaya, sementara kandungan kaliumnya menstabilkan tekanan darah serta menyehatkan jantung.

Baca Juga: KPK Tetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid Tersangka Kasus Suap Proyek Infrastruktur Senilai Rp1,6 Miliar

Tetapi, penderita penyakit ginjal atau tiroid sebaiknya waspada. Kandungan kalium yang tinggi bisa memberatkan fungsi ginjal, sedangkan zat goitrogen di dalam ubi jalar dapat mengganggu produksi hormon tiroid jika dikonsumsi berlebihan.

Kesimpulannya, ubi jalar aman dan menyehatkan bila dimakan dengan porsi wajar.

Halaman:

Tags

Terkini