Sedangkan niat mandi wajib atau mandi junub adalah sebagai berikut.
Dibaca saat memulai akan melakukan mandi wajib atau mandi junub, doa ini sunah diucapkan dan bisa dibaca dalam hati.
نَوَيْتُالْغُسْلَلِرَفْعِاْلحَدَثِاْلأَكْبَرِمِنَاْلِجنَابَةِفَرْضًالِلهِتَعَالَى
Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari minal janabati fardlon lillahi ta'ala".
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala."
Baca Juga: Ramadhan, Penjual Kolang-kaling Mulai Marak Terlihat Di Pinggir Jalan Salawu Tasikmalaya
Sementara itu beberapa hal yang mewajibkan kita melaksanakan mandi junub atau mandi wajib adalah sebagai berikut.
1- Keluar Air Mani.
Keluarnya air mani baik disengaja (masturbasi) atau karena mimpi, maupun setelah berhubungan suami istri, diharuskan melakukan mandi wajib.
2- Berhubungan Suami Istri.
Melakukan hubungan suami istri dengan disertai keluarnya mani atau tidak, walau hanya sebatas bertemunya dua kemaluan, maka kondisi itu sudah membuat seseorang diharuskan melakukan mandi wajib.
Baca Juga: Warga Kota Tasikmalaya Protes, Minta Sungai Citanduy dan Cimulu Dikeruk
3 - Haid dan Nifas
Ketika sudah selesai masa haid dan juga nifas bagi kaum wanita maka diwajibkan untuk melaksanakan mandi junub atau mandi wajib.
Itulah cara melaksanakan mandi wajib atau mandi junub sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW agar terbebas dari hadas besar.