• Jumat, 29 September 2023

Warga Kota Tasikmalaya Protes, Minta Sungai Citanduy dan Cimulu Dikeruk

- Senin, 27 Maret 2023 | 16:36 WIB
Warga Kota Tasikmalaya protes minta agar pemerintah segera mengeruk sungai Ciloseh  dan sungai Citanduy karena sudah lama tidak diperhatikan. Foto/ ViewJabar / Silmi Kaffatan /.,
Warga Kota Tasikmalaya protes minta agar pemerintah segera mengeruk sungai Ciloseh dan sungai Citanduy karena sudah lama tidak diperhatikan. Foto/ ViewJabar / Silmi Kaffatan /.,

VIEWJABAR - Warga Kota Tasikmalaya melakukan aksi protes terhadap pemerintah yang tidak mau mengurus sungai Citanduy, Ciloseh dan Cimulu.

Warga yang berada di bawah lembaga Yayasan Peradaban Demokrasi Indonesia (PADI) mengaku kesal karena Sungai Citanduy dan Sungai Cimulu serta Sungai Ciloseh tidak diperhatikan oleh pemerintah.

Mereka melakukan aksi protes kepada pemerintah Jawa Barat agar Sungai Citanduy, Ciloseh dan Sungai Cimulu endapan lumpurnya dikeruk.

Baca Juga: Posko Sumbangan 100 Juta Coin Untuk Ridwan Kamil Muncul di Tasikmalaya, Ini Penampakannya

Hal itu penting karena kondisi Sungai Citanduy, Sungai Ciloseh dan Sungai Cimulu sudah mengalami pendangkalan dan kerap mengakibatkan banjir di wilayah Kota Tasikmalaya.

Warga Kota Tasikmalaya melakukan aksi protes dengan cara yang unik mereka memasang spanduk di lokasi strategis di Kota Tasikmalaya agar mudah terbaca oleh warga lainnya.

Warga memasang spanduk yang bertuliskan "Posko Sumbangan Rp 100 Juta Coin Utk Bpk Gubernur Jabar! Save Citanduy Ciloseh" yang dipasang di jembatan Cimulu Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Ali Rasyid Ingatkan Masyarakat Agar Menghindari Pernikahan Dini, Ini Alasannya

Di dekat spanduk besar tersebut ada tenda berwarna hijau dan juga ada spanduk berukuran kecil dengan tulisan 'Kotak Amal Ka Gubernur Kanggo Ngeruk Leutak Bilih Hoyong Amal (kotak amal untuk Gubernur untuk mengeruk lumpur, kalau mau beramal).

Selain di lokasi itu warga juga membentangkan spanduk lainya di depan gedung DPRD Kota Tasikmalaya dengan ukuran yang juga besar seperti di atas jembatan Cimulu.

Dalam spanduk yang dipasang di pagar gedung DPRD Kota Tasikmalaya tersebut tertulis kalimat "Gubernur kamana? Citanduy Banjir. Sungai Banjir, Si Eta Tajir. Jangan arogan dengan kritikan.

Baca Juga: Inilah Waktu Terbaik Untuk Olahraga Ketika Puasa Ramadhan Untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh

Aksi protes warga tersebut terjadi karena dipicu oleh kurang responnya pihak pemerintah daerah terhadap laporan yang dilakukan oleh warga mengenai Sungai Citanduy dan Ciloseh.

Warga mengaku sudah bosan melaporkan kondisi Sungai Citanduy dan Ciloseh serta Sungai Cimulu kepada pihak terkait namun tidak juga ada tanggapan.

Halaman:

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X