Penggeledahan di Cipete dan Tiga Kasus Kakap
Operasi ini merupakan kolaborasi Kortastipidkor Polri dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait tiga skandal korupsi besar, yaitu:
1. Dugaan korupsi pengadaan batu bara di PT PLN yang memicu blackout di Sumatera.
2. Kasus korupsi di PT Asabri.
3. Dugaan korupsi penyelesaian utang PT CBS kepada anak usaha PT Krakatau Steel, yakni PT Krakatau National Resources (KNI).
Pada hari yang sama, penyidik juga menggeledah Cafe de'Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan. Dari lokasi tersebut, polisi menyita dokumen, perangkat elektronik, serta tumpukan uang tunai rupiah dan asing senilai hampir Rp60 miliar.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti suap, gratifikasi, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
"Kasus ini menjadi perhatian dan atensi langsung dari Bapak Presiden. Rangkaian penggeledahan ini murni merupakan bagian dari proses hukum untuk mengumpulkan seluruh alat bukti yang diperlukan," tegas Budi.
Artikel Terkait
Kafe de'Clan Cipete Digeledah, Polisi Sita Brankas Dinding Berisi Dolar Terkait Korupsi BUMN
Rumah Jampidsus Dijaga TNI, Usai Polisi Temukan Brankas Rahasia di Kafe de'CLAN Signature Cipete
Polisi Sita Emas 74 Kg Senilai Rp 476 Miliar dari Brankas Rahasia di Sentul Imbas Kasus Korupsi Batu Bara
Mapolda Metro Jaya Mencekam, 50 Pria Berambut Cepak Datang Usai Rumah Jampidsus Digeledah
Rekam Jejak Jampidsus Febrie Adriansyah yang Rumahnya Dijaga TNI: Pernah Tangani Kasus Korupsi Jiwasraya hingga Asabri
Fakta Anyar Dugaan Korupsi yang Jerat Pejabat Polisi hingga Jaksa, dari Skandal Proyek MBG hingga TPPU