Pihaknya menjelaskan, bahwa negara butuh sistem pertahanan yang nyata dan sedang terjadi. Baik secara global maupun domestik atau dalam negeri, sehingga penguatan alutsista harus sesuai dengan kondisi yang terjadi saat ini.
"Ancaman ini seperti peretasan, penipuan online, judi online, dan terorisme. Jadi, itu semua butuh perhatian, bukan memutuskan untuk belanja alutsista berdasarkan selera dan preferensi masa lalu, melainkan untuk kebutuhan masa depan," kata Anies.
Baca Juga: Benarkah Surat Al Maidah Ayat 11 Ada Hubungannya Dengan Debat Capres, Ini Faktanya
Di sisi lain Prabowo tak tinggal diam. Capres Nomor urut 2 ini menyebut jika Anies Baswedan tak paham soal masalah pertahanan.
"Terkait barang bekas, Pak Anies ini tidak mengerti masalah pertahanan. Saya ajak mas Anies diskusi, pernyataan barang bekas itu menyesatkan rakyat, dalam pertahanan di mana pun hampir 50 persen adalah bekas tapi usianya masih muda," kata Parbowo.***