nasional

Demo Mahasiswa di Gedung Kejagung Memanas, Desak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diadili

Selasa, 21 Juli 2026 | 12:22 WIB
Menyoroti viralnya aksi demonstrasi mahasiswa di Gedung Kejagung, Jakarta yang sempat diwarnai insiden kericuhan. (Instagram.com/@jakarta_siders)

JAKARTA, ViewJabar.com — Aksi demonstrasi yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiah (PTMA) di depan Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, mendadak viral dan menyita perhatian publik di media sosial.

Berdasarkan unggahan akun Instagram @jakarta_siders pada Selasa (21/7/2026), terlihat sejumlah massa berorasi di area Gedung Bundar Jampidsus Kejagung. Aksi tersebut mengusung seruan tegas terkait pemberantasan korupsi di Indonesia.

Kronologi Kericuhan di Pintu Utama Kejagung

Unjuk rasa yang mulanya berjalan tertib tersebut sempat memanas pada Senin (20/7/2026). Kericuhan dipicu oleh upaya massa aksi yang mencoba menerobos pintu gerbang utama kompleks Kejagung.

Baca Juga: Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diculik 5 Pria di Resto Jakpus, Polisi Buru Pelaku

Aparat kepolisian yang telah membentuk barikade mengimbau peserta aksi untuk mundur.

Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan hingga memicu aksi saling dorong antara demonstran dan petugas pengamanan.

Untuk mengantisipasi situasi yang kian memanas, sejumlah prajurit TNI turut disiagakan di sekitar lokasi dengan perlengkapan pengamanan lengkap, termasuk tameng.

Setelah aksi saling dorong mereda, situasi berangsur kondusif dan massa kembali melanjutkan orasi mereka.

 

Tuntutan Mahasiswa: Desak Eks Jampidsus Diadili

Dalam aksinya, para mahasiswa membawa poster dan spanduk berisi kritik terhadap penegakan hukum di Tanah Air.

Dari atas mobil komando, orator secara khusus menyinggung nama mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah, yang kini terseret dugaan kasus korupsi.

Massa menilai banyak kasus korupsi di Indonesia yang belum dituntaskan secara transparan oleh aparat penegak hukum.

Ada banyak kasus korupsi di negeri ini namun penguasa tutup mata. Adili Febrie (eks Jampidsus) sang koruptor!" tegas salah satu orator dari atas mobil komando.

Mahasiswa menegaskan bahwa korupsi merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa yang merusak pelayanan publik serta mengikis kepercayaan masyarakat terhadap negara.

Mereka menekankan pentingnya peran mahasiswa dan masyarakat dalam mengawal supremasi hukum di Indonesia.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak otoritas berwenang maupun Kejaksaan Agung terkait tindak lanjut dari tuntutan aksi demonstrasi tersebut.***

Halaman:

Tags

Terkini