Jadi mas Gibran ini kata Rocky Gerung merasa perlu membangun blok politik baru. Salah satunya dengan membangun komunikasi dengan Anies Baswedan.
"Ya kenapa tidak, mas Gibran ini masih muda, reputasinya juga masih panjang, " kata Rocky Gerung.
Rocky Gerung berkesimpulan bahwa mas Gibran ini ingin menjadi seseorang yang layak diperhitungkan dan mampu untuk membuat orang lain memperhitungkan.
Baca Juga: Pelaksanaan Porprov Jabar Masih Butuh Perbaikan, Pemerhati Olahraga Garut Usulkan Ini
Karena sudah beberapa kali mas Gibran ini melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kebijakan yang dibuat negara pada umumnya.
Mulai dari mencopot baliho baliho, menolak mobil listrik, ini sesuatu yang memang karakter politik yang berbeda.
Karena bagi Mas Gibran kata Rocky Gerung karir dan reputasi politik nya masih sangat panjang.
Dan pertemuan yang digelar di Solo dengan Anies Baswedan menjadi perhatian publik Indonesia yang luar biasa sampai mengalahkan KTT G20.
Dalam pertemuan tersebut Mas Gibran melakukan sarapan bareng Anies Baswedan di Hotel Novotel Solo dan berangkat bersama ke acara Haol Habib Ali bin Muhammad Alhabsyi.***