Ciri utamanya ada pada struktur tiang bangunan yang menggunakan baut sehingga saat gempa bumi terjadi bangunan bisa goyang
Baca Juga: Inilah Sejumlah Rumah yang Rusak akibat Gempa Sukabumi M 5,8 Pagi Tadi
Sistem bangunan tahan gempa kata Ridwan Kamil pada tiang bangunan menggunakan baut, ketika ada gempa bangunannya bisa goyang.
"InsyaAllah mudah mudahan nanti teruji aman," kata Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil melihat langganan proses pembangunan rumah tahan gempa di lokasi relokasi bagi warga korban gempa bumi Cianjur.
Sementara itu, ciri fisik bangunan tahan gempa memiliki struktur sistem penahan gaya dinamik gempa.
Selain itu rumah tahan gempa juga memiliki sistem penahan gema dan konfigurasi struktur bangunan memenuhi standar anti gempa.
Pondasi bangunan rumah anti gempa menggunakan batu kali dengan menumpuk batu kali yang direkatkan dengan semen.
Selain diberi rumah tahan gempa, warga korban gempa Cianjur juga diberikan pelatihan kewirausahaan.
Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan untuk memulihkan perekonomian warga korban gempa, pemerintah menyiapkan modal usaha.
Selain modal usaha, pemkab Cianjur juga akan memberikan pelatih kewirausahaan kepada warga korban gempa yang akan menghuni rumah di lokasi relokasi.
Herman Suherman mengaku saat ini masih membahas masalah jaminan usaha bagi warga Cugenang yang rumahnya rusak parah akibat gempa.
Baca Juga: Mudahnya Cara Membuat Bubur Sumsum, Jajanan Laris untuk Sarapan, Bisa Jadi Peluang Usaha Rumahan