Para perampok menyekap Walikota Blitar dan istrinya di rumah dinas Walikota Blitar.
Baca Juga: Giat Subsektor 11 Lagadar Menjaga DAS Citarum Tingkatkan Karyabakti
Sambil mengancam para perampok meminta Walikota Blitar menunjukkan tempat penyimpanan barang berharga.
Selain itu, para perampok juga menghancurkan kamera CCTV yang terpasang di lokasi rumah dinas Walikota Blitar.
Para pelaku kata Kapolres Blitar Kota membawa kabur sejuta uang dan perhiasan milik istri Walikota Blitar senilai Rp 400 juta.
Baca Juga: Profil Goergina Rodriguez, Selalu Siap Membela Ronaldo Apa pun yang Terjadi
Kondisi Walikota Blitar dan istrinya kata Kapolres Blitar Kota, masih mengalami trauma dengan peristiwa perampokan tersebut.
Hanya saja Walikota Blitar dan istrinya mengalami luka sedikit saat terjadi penyekapan dan tidak mengalami luka serius.
Begitu juga anggota Satpol PP yang sempat disekap kata Kapolres Blitar Kota dalam kondisi baik.
Baca Juga: Hati Hati Kiamat Segera Datang, Kiai Miftachul Achyar Jelaskan Tanda Tandanya, Terjadi di Indonesia
Bahkan pihak kepolisian sudah meminta keterangan dari anggota Satpol PP tersebut terkait dengan aksi pencurian disertai dengan kekerasan.
"Kami sampaikan Bapak Wali Kota Blitar dan Ibu baik-baik saja. Tidak ada yang terluka, hanya di sekapan nya itu," ujar Kapolres Blitar Kota dilansir ViewJabar dari Antara Senin 12 Desember 2022.
Para pelaku saat melakukan aksi perampokan di rumah dinas Walikota Blitar mengenakan masker, dan tidak menggunakan topeng.
Dari camera CCTV yang ada para pelaku saat masuk ke lokasi rumah dinas Walikota Blitar menggunakan plat nomer berwarna merah.