VIEWJABAR - Guncangan gempa susulan berkali kali getarkan Karangasem Bali pada Selasa 13 Desember 2022 dipicu sesar aktivitas naik Flores.
Pernyataan adanya sesar aktivitas naik Flores pengaruhi terjadinya gempa susulan berkali kali Karangasem Bali itu dilontarkan pihak BMKG.
Yang menyebutkan bahwa pemicu gempa susulan berkali kali Karangasem Bali akibat sesar aktivitas naik Flores pada Selasa 13 Desember 2022.
Baca Juga: Giat Pemeliharaan DAS Citarum, Subsektor 12 Soreang Ajak Masyarakat Pelihara Lingkungan
Demikian diungkapkan Daryono Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG di unggahan laman resminya melalui twitter.
Unggahan yang dirilis 13 Desember 2022 pukul 18:53 WIB itu, mencantumkan gambar dan daftar angka kativitas gempa guncang Karangasem Bali.
"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Naik Flores," kata Daryono di laman resminya tersebut.
Baca Juga: 6 Gempa Dangkal Mengguncang Bali sejak Kemarin hingga Hari Ini, Berikut Rinciannya
BMKG mencatat gempa susulan getarkan Karangasem Bali hingga pukul 18.30 WIB, 21 kali.
Meski demikian Daryono menyebut hasil pemodelan menunjukan gempa susulan getarkan Karangasem Bali tersebut tidak berpotensi tsunami.
Pada peristiwa gempa susulan yang terus terjadi di Karangasem Bali pada Selasa 13 Desember 2022 telah terjadi kerusakan.
Baca Juga: Bunda, Mulai Sekarang Kulit Mangga Jangan Dibuang, Ini 5 Manfaatnya Ternyata
Diantaranya 5 rumah dilaporkan mengalami rusak yaitu di Dusun Baturinggit Kelod Desa Baturinggit dan 1 sisanya di Dusun Pagubugan Desa Manggis.
Bahkan kerusakan dialami Rumah Sakit Balimed Karangasem. Kendati demikian belum ada laporan korban jiwa.