Longsor di Proyek Lapangan Mini Soccer Jatinangor, Empat Pekerja Meninggal Dunia

photo author
Aam Permana S, View Jabar
- Jumat, 2 Januari 2026 | 21:39 WIB
Longsor proyek pembangunan lapangan mini soccer di Jatinangor Sumedang, Jawa Barat. (Ist)
Longsor proyek pembangunan lapangan mini soccer di Jatinangor Sumedang, Jawa Barat. (Ist)

VIEWJABAR.COM - Sebuah insiden longsor terjadi di area pembangunan lapangan mini soccer Jatinangor yang berlokasi di kawasan Shakghan Butik, Dusun Wates, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada Jumat siang, 2 Januari 2026.

Peristiwa tersebut menyebabkan empat pekerja proyek meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Wakapolres Sumedang Kompol Sungkowo, mewakili Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, menjelaskan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca Juga: Kim Hee Jin, Bintang 'Mistrot', Umumkan Pernikahan Penuh Makna di Awal Tahun Baru

Saat itu, para pekerja tengah melakukan penggalian untuk pondasi tembok penahan tebing.

Material tanah dari bagian atas tebing dengan ketinggian sekitar enam meter tiba-tiba mengalami pergerakan dan runtuh ke area bawah, sehingga menimbun para pekerja yang sedang berada di lokasi galian.

“Para korban sedang mengerjakan pondasi tembok penahan. Tanah di atas tiba-tiba bergerak dan longsor, lalu menimpa pekerja yang ada di bawah,” ujar Sandityo dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Agak Laen 2’ Resmi Jadi Fenomena Box Office—Catat 10 Juta Penonton dan Geser Pendahulunya dari Jajaran Elite!

Empat pekerja yang dinyatakan meninggal dunia dalam kejadian tersebut adalah Evan, Ujang, Ade Hilir, dan Heri.

Sementara empat korban lainnya berhasil diselamatkan dan segera dibawa ke Rumah Sakit Universitas Padjadjaran untuk menjalani perawatan medis.

Proyek pembangunan lapangan mini soccer itu diketahui berdiri di atas lahan milik Irvan Muhammad Ali, warga Jakarta Selatan.

Baca Juga: Bandung Jawa Barat Diguncang Gempa 3,7 SR! Warga Panik, tapi BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Pengerjaan proyek telah berlangsung sejak pagi hari dengan melibatkan sejumlah buruh bangunan dan seorang mandor lapangan.

Mandor proyek, Dahlan, menuturkan bahwa aktivitas pekerjaan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Ia mengaku tidak melihat adanya tanda-tanda pergerakan tanah sebelum peristiwa longsor terjadi.

“Kami bekerja seperti biasa sejak pagi. Sekitar pukul dua siang, tanah tiba-tiba longsor dan menimpa para pekerja yang sedang berada di bawah,” kata Dahlan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Aam Permana S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kabar Duka, Dirut bjb Yusuf Saadudin Meninggal Dunia

Jumat, 14 November 2025 | 08:57 WIB

Pemprov Jabar Gaungkan Kampanye TOSS TBC, Ini Tujuannya

Selasa, 11 November 2025 | 20:32 WIB
X