Tragedi KKN Tanah Bumbu! Pikap Ringsek Dihantam Truk Tangki, 7 Orang Meninggal Dunia

photo author
Adis Cahyana, View Jabar
- Selasa, 4 Agustus 2026 | 10:37 WIB
Mahasiswa KKN UNU Kalimantan Selatan dan ULM meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas.  (Instagram/batulicin_irigasi)
Mahasiswa KKN UNU Kalimantan Selatan dan ULM meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas. (Instagram/batulicin_irigasi)

KALSEL, ViewJabar.com - Duka menyelimuti dunia pendidikan usai kecelakaan maut yang menimpa rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Insiden tragis tersebut melibatkan mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNU Kalsel), serta anggota Karang Taruna Desa Batulicin Irigasi.

Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Alternatif Batulicin-Banjarbaru, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Sabtu, 1 Agustus 2026, sekitar pukul 12.00 Wita.

Baca Juga: Heboh! Preman Kiaracondong Tebas Warga Pakai Pedang Samurai Gara-gara Utang Rp150 Ribu

Mobil pikap yang mengangkut rombongan mahasiswa terlibat tabrakan frontal dengan sebuah truk tangki yang diduga hilang kendali hingga masuk ke jalur berlawanan.

Sebelum kecelakaan terjadi, sebanyak 16 mahasiswa ULM yang sedang menjalani program KKN di Desa Batulicin Irigasi bersama aparat desa menghadiri acara syukuran sunatan di Desa Bulurejo.

Rombongan berangkat menggunakan lima unit mobil dan usai menghadiri acara tersebut berencana singgah ke objek wisata Sungai Alut.

Namun, di tengah perjalanan, truk tangki yang diduga kehilangan kendali tiba-tiba masuk ke jalur kanan dan menghantam mobil pikap yang ditumpangi sebagian rombongan.

Benturan keras membuat pikap terguling ke sisi jalan dengan bagian depan kendaraan ringsek parah hingga menghimpit sopir dan dua penumpang.

Akibat kecelakaan tersebut, tujuh orang dilaporkan meninggal dunia. Korban terdiri atas dua mahasiswa ULM, tiga mahasiswa UNU Kalsel, satu anggota Karang Taruna Desa Batulicin Irigasi, serta sopir truk tangki.

Sementara itu, satu mahasiswa ULM mengalami luka-luka dan langsung mendapat perawatan di RS Marina Tanah Bumbu.

Musibah ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, civitas akademika, hingga masyarakat setempat.

Pihak ULM pun mengambil langkah cepat dengan menarik mahasiswa KKN yang terdampak dari lokasi penugasan pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Juru Bicara ULM, Novaria Maulina, menyampaikan bahwa kampus akan memberikan pendampingan kepada 13 mahasiswa yang terdampak secara langsung akibat tragedi tersebut.

"Kebijakan ini diambil dengan pertimbangan memberikan rasa aman bagi mahasiswa untuk pulih dari trauma yang dialami, didampingi langsung oleh orang tua atau keluarga di rumah masing-masing," ujar Novaria Maulina dalam keterangannya pada Senin, 3 Agustus 2026.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Astriyani.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X