SUMUT, ViewJabar.com - Kasus dugaan ejekan yang dilakukan seorang pejabat pemerintah terhadap warganya di Kota Medan, Sumatera Utara, menjadi sorotan luas di media sosial.
Lurah Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Syerly, kini dikenai sanksi pembinaan disiplin setelah video dirinya diduga meremehkan keluhan warga mengenai Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) viral di berbagai platform.
Inspektur Kota Medan, Erfin Fahrurrazi, memastikan pihaknya telah memeriksa Syerly terkait dugaan pelanggaran kode etik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dari hasil pemeriksaan, Syerly dinilai kuat melanggar ketentuan disiplin dan kode etik pegawai.
"Dari hasil pemeriksaan, oknum ASN tersebut terindikasi kuat melanggar kode etik," ujar Erfin dalam keterangan resminya, Rabu (29/7/2026).
Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan mengacu pada Peraturan Wali Kota Medan Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penegakan Disiplin dan Kode Etik Pegawai Aparatur Sipil Negara.
Berdasarkan Pasal 4 huruf f, setiap ASN wajib menunjukkan integritas, keteladanan, serta menjaga sikap, perilaku, ucapan, dan tindakan kepada siapa pun, baik di dalam maupun di luar lingkungan kedinasan.
Atas dasar tersebut, Inspektorat Kota Medan merekomendasikan pembinaan disiplin terhadap Syerly sebagai bentuk penegakan aturan dan evaluasi terhadap perilaku ASN.
"Inspektorat merekomendasikan adanya langkah pembinaan disiplin terhadap yang bersangkutan," tegas Erfin.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan komitmen Pemerintah Kota Medan dalam menjaga profesionalisme serta marwah ASN agar tetap menjadi pengayom dan teladan bagi masyarakat.
Kasus ini bermula saat Wali Kota Medan, Rico Waas, meninjau perbaikan jalan di kawasan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (28/7/2026).
Dalam kunjungan itu, seorang warga menyampaikan keluhan mengenai minimnya penerangan jalan yang dinilai berdampak pada keamanan lingkungan.
Warga tersebut mengaku bahkan harus mengeluarkan biaya pribadi untuk membeli dan memasang lampu jalan karena kondisi wilayah yang gelap dan rawan tindak kriminal.
"Pak nanti izin pasang lampu ya, Pak. Gelap sekali soalnya. Banyak sekali di sini begal. Ini empat tiang saya pasang sendiri pakai duit pribadi," keluh warga kepada Wali Kota.
Di tengah penyampaian aspirasi itu, Syerly yang berada di samping Rico Waas terlihat tertawa dan melontarkan ucapan, "Cie curhat dia." Kalimat tersebut kemudian memicu kritik publik karena dinilai tidak menunjukkan empati terhadap keluhan warga.
Rekaman video momen tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan menuai kecaman dari warganet.