Kabar tersebut sontak membuat polemik komentar terhadap utasnya semakin membesar. Warganet ramai mempertanyakan empati dan etika komunikasi para tenaga kesehatan di ruang digital.
Kini, sejumlah nakes yang namanya ikut terseret dalam polemik tersebut mulai menyampaikan permintaan maaf. Sementara itu, persoalan komentar di media sosial tersebut terus menjadi perhatian publik.(*)