Tak Mau Ambil Risiko, Semua Paket Langsung Ditarik
Temuan tersebut membuat pihak SPPG mengambil keputusan cepat. Setelah menerima laporan sekitar pukul 07.00 WIB dan melakukan pemeriksaan, Abra memerintahkan seluruh paket MBG yang sudah didistribusikan untuk ditarik kembali.
Keputusan tersebut disebut dilakukan sekitar pukul 08.01 WIB.
"Jam 08.01 saya langsung terasa (mual), 08.02 langsung saya perintahkan, hubungi seluruh PIC, hubungi driver langsung untuk menarik semuanya," tandas Abra.
Akibat keputusan tersebut, 94 siswa SDN 2 Jati batal menerima paket MBG pada hari itu.
Meski muncul dugaan makanan bermasalah, penyebab pasti kondisi ayam tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Pernyataan mengenai dugaan makanan tidak layak juga belum dapat disamakan dengan kesimpulan bahwa ayam tersebut terbukti menyebabkan keracunan.
Yang jelas, langkah penarikan dilakukan SPPG sebagai bentuk kehati-hatian agar makanan yang diragukan kondisinya tidak sampai dikonsumsi para siswa.(*)