VIEWJABAR - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat ke 14 Tahun 2022 baru akan dibuka Sabtu 12 November 2022 mendatang.
Namun beberapa kasus di luar agenda terjadi. Selain padam listrik di GOR RAA Adiwijaya yang membuat pertandingan futsal ditunda, kini belasan kontingen cabor tenis meja ramai-ramai mengundurkan diri.
Informasi yang dihimpun dari Pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Garut, Opik Saba, kegaduhan dipicu masuknya peserta Kabupaten Subang yang diketahui tidak mengikuti babak kualifikasi (BK).
"Kami PTMSI Garut hingga kini masih bertahan di Ciamis, karena ada 16 kontingen kabupaten dan kota masih debat kusir dengan panitia porprov, karena ada prosedural yang dipersoalkan dan diperselisihkan,"kata Opik melalui sambungan telepon, Senin 7 November 2022.
Baca Juga: Kesaksian Sopir Ambulan ketika Membawa Jenazah Brigadir J dari Rumah Dinas Ferdy Sambo ke RS Polri
Menurut Opik, seharusnya kontingen tenis meja yang berhak mengikuti Porprov Jabar 2022 adalah yang sudah lolos babak kualifikasi (BK) tahun 2021 lalu.
Akan tetapi, kontingan Kabupaten Subang yang tidak lolos BK, ngotot untuk bisa masuk ikut pada porprov sehingga membuat kisruh seluruh kontingen cabor tenis meja lainnya.
Baca Juga: Polisi Amankan Seorang Pekerja Terkait Kebakaran di Balaikota Bandung
"Ya jelas, keinginan tersebut ditentang banyak pihak. Keputusan tersebut bertentangan dengan pasal 2.6 tentang Persyaratan dan Keabsahan Peserta sebagaimana diatur pada Point 3 dan 8 THB. Selain itu kesepakatan yang dibuat antara pihak pemohon (Pencab PTMSI Kabupaten Subang) dengan pihak termohon I, termohon II dan III (selaku TD) berpotensi merugikan Kabupaten/Kota lain sebagai peserta PORPROV XIV Jabar 2022 untuk Cabor Tenis Meja," Ujarnya.
Baca Juga: Si Kebaya Merah Pemeran Mesum Ditangkap Tadi Malam Bersama Pasangannya
Atas kekisruhan tersebut, kata Opik, pihaknya selaku pengurus PTMSI Kabupaten Garut menyatakan kekecewaannya terhadap KONI Jabar.
"Kami sangat kecewa dengan panitia Porprov Jabar atas terjadinya kekisruhan tersebut dan dinilai tidak profesional,"tandasnya.
Hingga berita ini dibuat belum ada kepastian langkah selanjutnya terkait cabor tenis meja di even Porprov Jabar 2022 ini, karena masih proses pembahasan. (Ale M.Rizki )***
Artikel Terkait
Dibuka, Pendaftaran Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan 2022, Penempatan di Lingkungan BKN Pusat
Kota Bandung ke Posisi 3 Klasemen Sementara Porprov Jabar 2022, Kabupaten Bogor Tetap di Puncak
Kantor Wali Kota Bandung Kebakaran, ASN Berhamburan
Gedung Bapperlitbang di Balaikota Bandung Terbakar, Dugaan Sementara, Kebakaran Akibat Pembakaran Aspal
Si Kebaya Merah Pemeran Mesum Ditangkap Tadi Malam Bersama Pasangannya
Polisi Amankan Seorang Pekerja Terkait Kebakaran di Balaikota Bandung
Kesaksian Sopir Ambulan ketika Membawa Jenazah Brigadir J dari Rumah Dinas Ferdy Sambo ke RS Polri