Belanda kaget ternyata guru Indonesia mampu melakukan sebuah gerakan di luar kendali pihak Belanda dengan membentuk PGI.
Namun, perjuangan guru Indonesia harus menghadapi kendala yang besar ketika Jepang masuk Indonesia.
Segala aktivitas organisasi guru Indonesia dilarang termasuk sekolah di tutup, dan pada akhirnya kegiatan PGI pun berhenti.
Proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 menjadi awal baru bagi guru yang ada di Persatuan Guru Indonesia.
Aktivis yang dilakukan para guru hidup kembali. Dan pada 24-25 November 1945, PGI melakukan Kongres guru Indonesia di Surakarta.
Baca Juga: Guncangan Gempa Pangandaran Masih Tranding di Medsos, Kekuatan 5,3 Magnitudo Berada di Laut 82 KM
Dalam kongres tersebut ada beberapa hal yang disepakati. Organisasi atau kelompok guru yang masih didasarkan pada aspek perbedaan golongan, tamatan, lingkungan daerah bahkan ras dihapus.
Semua guru dari berbagi wilayah di Indonesia nantinya tergabung dalam satu organisasi yang sama tanpa memperhatikan aspek yang membedakan satu sama lain.
Untuk itulah, tepat pada tanggal 25 November 1945 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) resmi berdiri.
Berdirinya PGRI ini bertepatan dengan seratus hari pasca proklamasi kemerdekaan Indonesia. Ini juga sekaligus menjadi cikal bakal awal mula hari Guru Nasional.***