VIEWJABAR - Seluruh rumah rusak akibat terdampak gempa Cianjur akan diberi bantuan oleh Pemerintah.
Hal itu ditegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika meninjau lokasi bencana gempa Cianjur dan menemui para korban yang dirawat ditenda-tenda darurat, Selasa 22 November 2023.
Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Selasa 22 November 2022 pukul 17.00 WIB, jumlah rumah rusak terdampak gempa Cianjur sebanyak 22.198 unit.
Dari jumlah itu ada yang rusak total, sedang dan ringan.
Baca Juga: Sebagian Korban Gempa Cianjur yang Dirawat Outdoor Dialihkan ke Luar Daerah
Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah akan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya terdampak gempa Cianjur
Rinciannya, Rp50 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan berat, Rp25 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan sedang, dan Rp10 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan ringan.
Presiden mengingatkan, pembangunan rumah di Cianjur, terutama di lokasi bencana gempa sekaang ke depan harus memenuhi standar bangunan anti gempa yang dikeluarkan Kementerian PUPR.
Baca Juga: Gempita Shalihah Kamil Lahir di Tenda Pengungsian Gempa Cianjur, Ridwan Kamil Jelaskan Artinya
Hal ini harus dilakukan mengingat gempa Cianjur merupakan gempa tahunan yang terjadi setiap 20 tahun sekali.
"Tetapi yang paling penting adalah pembangunan rumah-rumah yang terkena gempa bumi ini diwajibkan untuk memakai standar-standar bangunan yang anti gempa oleh Menteri PUPR. Karena tadi disampaikan oleh BMKG bahwa gempa ini adalah gempa 20 tahunan, sehingga pembangunan rumahnya kita arahkan untuk rumah yang anti gempa," ujar Presiden Jokowi dikutip dari bnpb.go.id, Rabu 23 November 2022.
Dalam kesempatan itu, Jokowi meninjau langsung lokasi terdampak gempa Cianjur di Kec. Cugenang.
Baca Juga: Beberapa Jam Lalu Terjadi Guncangan Gempa Maluku Tenggara, 5,6 Magnitudo di Kedalaman 63 KM
Lokasi pertama yang ditinjau adalah jalan raya Cibeureum, penghubung wilayah Bogor-Cianjur di Kec. Cugenang yang sempat tertimbun longsor.
Artikel Terkait
Doel Sumbang, Sule dan Dedi Mulyadi akan Kunjungi Garut Kamis 24 November 2022, Ini Agendanya
Dinkes Garut Kirim Dokter dan Perawat ke Lokasi Bencana Gempa Cianjur
Korban Gempa Cianjur Terus Bertambah, Terbaru 268 Meninggal, 151 Dalam Pencarian 22 Ribu Rumah Rusak
Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto Ajak Kaum Muda Jadi Petani, Ini Alasannya
Beberapa Jam Lalu Terjadi Guncangan Gempa Maluku Tenggara, 5,6 Magnitudo di Kedalaman 63 KM
Kolaborasi Subsektor 11 Lagadar Kabupaten Bandung Pelihara DAS Citarum
Gempita Shalihah Kamil Lahir di Tenda Pengungsian Gempa Cianjur, Ridwan Kamil Jelaskan Artinya
Sebagian Korban Gempa Cianjur yang Dirawat Outdoor Dialihkan ke Luar Daerah