unik

Terlihat Cantik dan Menggemaskan, Biota Laut Ini Justru Bahaya dan Mematikan, Awas Hati Hati

Senin, 16 Januari 2023 | 21:09 WIB
Biota laut ini terlihat cantik dan menggemaskan tetapi memiliki sengat yang berbahaya dan mematikan harus hati hati. Foto /kolase / instagram/.

Jika biota laut ini menyengat, maka akan menimbulkan rasa gatal yang bercampur panas yang menjalar ke seluruh kulit dengan cepat saat digaruk.

Kulit akan memerah dan bentol bentol besar seperti mengalami alergi, racun dari biota laut bulu ayam ini muda berpindah jika bergesekan dengan bagian tubuh lain.

Baca Juga: Ferry Irawan Jalani Pemeriksaan Sebagai Tersangka KDRT Terhadap Venna Melinda di Mapolda Jatim

Jika tersengat biota laut bulu ayam ini maka segera olesi bagian yang terkena sengatan dengan alkohol 70 persen atau dengan menggunakan air cuka.

Penangan segera dibutuhkan agar racun dari bulu ayam tersebut tidak menjalar ke bagian kulit lainya dan luka sangat bisa segera teratasi.

Karang Api ( Millepora SP)

Karang api merupakan biota laut yang juga terlihat sangat cantik dan menawan, sangat menggemaskan dan ketik melihatnya ingin langsung menyentuhnya.

Baca Juga: Cek di Sini Nama Nama yang Lolos Seleksi Administrasi PPPK Kemenag Tahun 2022, Ada 75.083 Peserta Lolos

Namun jangan buru buru untuk menyentuhnya karena karang api memiliki sengatan yang mematikan dan berbahaya.

Karang api ini memiliki permukaan yang halus berwarna kuning kecoklatan dan pada ujung cabangnya berwarna keputih keputihan.

Karang api ini memiliki sel penyengat yang terlihat seperti benang halus yang terjulur pada bagian ujung karang api.

Baca Juga: Kemenag Tetapkan 75.083 Peserta Lolos Seleksi Calon PPPK di Kemenag, Apakah Kamu Termasuk

Jika terkena sengatan karang api ini kulit akan melepuh dan kulit terasa panas dan berwarna merah kecoklatan. Bahkan bisa menyebabkan mual dan muntah.

Untuk menangani sengatan karang api, luka goresan yang tersengat direndam dengan air hangat agar racun terurai dengan cepat.

Kemudian cuci dengan cairan antiseptik dan basuh dengan menggunakan air cuka atau krim antibiotik juga cairan yang mengandung cortison.

Halaman:

Tags

Terkini

Ada Apa di Pulau Kunti? Simak Penjelasannya di Sini

Minggu, 11 Februari 2024 | 07:46 WIB