"Kalau yang sengaja membeli beras ke Kampung Adat Naga mah banyak, dan harganya memang Rp25.000 perkilogramnya," cetusnya.
Mahalnya harga beras di Kampung Adat Naga disebabkan dalam proses penanamannya masih dilakukan dengan cara tradisional.
Serta ditanam di sawah yang subur dan tidak pernah menggunakan pupuk kimia, namun dengan menggunakan pupuk organik yang berasal dari dedauan di alam sekitar.
Dalam proses dari gabah untuk dijadikan beras pun, tidak dilakukan dengan cara menggiling akan tetapi dengan cara ditumbuk.
"Makanya beras dari Kampung Adat Naga kualitasnya sangat baik, pulen dan harum," tutur Bah Otoy.***