"Kalau yang sengaja membeli beras ke Kampung Adat Naga mah banyak, dan harganya memang Rp25.000 perkilogramnya," cetusnya.
Mahalnya harga beras di Kampung Adat Naga disebabkan dalam proses penanamannya masih dilakukan dengan cara tradisional.
Serta ditanam di sawah yang subur dan tidak pernah menggunakan pupuk kimia, namun dengan menggunakan pupuk organik yang berasal dari dedauan di alam sekitar.
Dalam proses dari gabah untuk dijadikan beras pun, tidak dilakukan dengan cara menggiling akan tetapi dengan cara ditumbuk.
"Makanya beras dari Kampung Adat Naga kualitasnya sangat baik, pulen dan harum," tutur Bah Otoy.***
Artikel Terkait
Gelar Operasi Keselamatan Lalin, Kapolres Tasikmalaya Terjun Langsung, Bagikan Helm ke Pengendara
Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan: World Water Forum, Tonggak Penting Untuk Indonesia Kedepan
Kata Gus Baha, Bacaan Tasyahud Merupakan Dialog Antara Nabi SAW dengan Allah SWT, saat Isra Miraj
Ibu Harus Tau, Inilah Penyebab Leukemia serta Cara Pengobatannya Pada Anak
Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini Sabtu 18 Februari 2023, Magrib 18:15 WIB
Jadwal Sholat Kota Bandung Hari Ini Sabtu 18 Februari 2023 Waktu Magrib 18:13 WIB
Info Gempa Terkini, BMKG Sebut Gempa Pulau Lombok Guncang Lombok Utara Magnitudo 4,9 Hari Ini