VIEWJABAR - Gempabumi yang terjadi secara beruntun dengan kekuatan 4,0 Magnitudo pada 8 Desember 2023 dan 4,6 Magnitudo pada Kamis 14 Desember 2023 melanda Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.
Pusat gempa pertama berada di titik koordinat di darat 25 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi pada kedalaman 10 kilometer.
Sedangkan pada gempa kedua di titik koordinat di darat 25 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi pada kedalaman 5 kilometer.
Ratusan rumah warga rusak
Dampak dari gempa beruntun tersebut, menyebabkan ratusan rumah warga di Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi mengalami kerusakan. Dan warga terpaksa diungsikan ke tenda - tenda darurat.
Analisa BMKG
Kepala Stasiun Geofisika kelas III BMKG Sukabumi, Agung Sabtaji menjelaskan bahwa hingga saat ini, sesar yang menjadi penyebab gempabumi di Sukabumi belum teridentifikasi dan terpetakan dengan baik.
Oleh karena itu,pihaknya masih perlu melakukan pengkajian lebih lanjut terkait gempa yang terjadi saat ini.
"Analisa awal dari BMKG menunjukan bahwa gempa ini adalah gempabumi tektonik karena aktivitas sesar. Untuk hubungannya dengan panas bumi geothermal yang dicurigai menjadi penyebab gempa, masih perlu kita kaji lebih lanjut," ujarnya.
Agung menambahkan bahwa Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen) di Bandung, yang terdiri dari beberapa ahli kegempaan dan peneliti, belum mampu memetakan geometri sesar di sekitar wilayah Halimun Salak dengan baik.
"Kami belum mengetahui penamaan sesar di Halimun Salak. Harapanya penelitian lebih lanjut dapat mengidentifikasi sesar yang menyebabkan gempa di sini," katanya.
Artikel Terkait
BPBD : 61 Rumah Terdampak Gempa Bumi 4,6 Magnitudo di 7 Desa 4 Kecamatan di Kab. Bogor, BMKG : 55 Kali Gempa, Terendah 1,7 (M) Tertinggi 4,6 (M)