VIEWJABAR - Longsor di Jalan Batutulis Bogor beberapa waktu lalu, mengakibatkan saluran primer PDAM Tirta Pakuan terputus.
Akibat terputusnya saluran air primer PDAM Tirta Pakuan di Batutulis Bogor, sedikitnya ratusan rumah warga di 10 Kelurahan di wilayah Bogor Barat tidak dapat dialiriri air.
Untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak akan air, pihak PDAM Tirta Pakuan mengirimkan truk - truk tanki ke wilayah 10 kelurahan di Bogor Barat.
Baca Juga: Sidang Dengar Pendapat Komisi D DPRD Depok, Terungkap Vendor Catering Belum Dibayar !
Sepuluh kelurah terdampak terputusnya saluran Pipa 3B antara lain Kelurahan Pasir Mulya, Pasir Kuda, Pasir Jaya, Gn Batu, Loji, Sindang Barang, Bubulak, Situ Gede, Margajaya dan Kelurahan Balumbang Jaya.
Diketahui, sejak terjadinya longsor di Batutulis Jumat lalu, Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi sejumlah pejabat, salah satunya Dirut Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan melakukan pengecekan di lokasi kejadian.
Dalam perbincangannya Bima Arya dengan Rino, sebagaimana terekam dalam video yang diunggah di Instagram @bimaaryasugiarto, dibicarakan terkait perbaikan pipa PDAM yang terputus.
Menurut Rino, relokasi pengerjaan perbaikan Pipa air perlu waktu selama tiga hari, namun untuk sementara diupayakan air mengalir dulu dengan kondisi seadanya.
"Kita butuh waktu 3 hari untuk pengejaan pipa secara permanen," Ujar Dirut Perumda Tirta Pakuan ke Bima Arya.
Air Sudah Mengalir
Sebagaimana yang dijanjikan Dirut Perumda Tirta Pakuan,Rino Indira Gusniawan bahwa pengerjaan perbaikan pipa yang terputus selama 3 hari secara permanen, hari ini Minggu, 19 November 2023 air sudah kembali mengalir ke rumah warga.
Sekretaris Perumda Tirta Pakuan, Dicky Budhi Purnama mengatakan, bahwa pengerjaan koneksi pipa Perumda Tirta Pakuan di area longsor Batutulis sudah rampung.