Capai Ketinggian 148 Kilometer di Atas Permukaan Tanah, Starship Buatan SpaceX Alami Kegagalan dan Meledak di Luar Angkasa

photo author
Miftah Hadi Sopyan, View Jabar
- Minggu, 19 November 2023 | 08:55 WIB
Roket SpaceX yang Membawa Satelit Jupiter 3  lepas landas dari pad 39A di Kennedy Space Center, Cape Canaveral, Florida AS (28/7/2023) (Antaranews.com)
Roket SpaceX yang Membawa Satelit Jupiter 3 lepas landas dari pad 39A di Kennedy Space Center, Cape Canaveral, Florida AS (28/7/2023) (Antaranews.com)

VIEWJABAR - Peluncuran Starship buatan SpaceX untuk kedua kalinya mengalami kegagalan dan meledak di luar angkasa.

Pesawat antariksa tersebut lepas landas dari situs peluncuran milik perusahaan Elon Musk Starbase yang berlokasi di dekat Boca Chica, Texas dan berhasil mendorong pesawat antariksa tersebut sejauh 90 kilometer di atas permukaan tanah.

Booster Super Heavy dari roket tersebut terlihat berhasil melakukan manuver penting setelah berhasil melepaskan diri dari inti Starship. Namun, tak lama kemudian meledak di atas Teluk Meksiko sesaat setelah melepaskan diri.

Baca Juga: Jaga Atmosfer Pertandingan dan Tingkatkan Kebugaran Pemain, PERSIB Kembali Menjalani Gim Internal Instruksi Sang Pelatih

Meskipun demikian, Booster inti Starship tetap meluncur menuju luar angkasa. Namun, tak lama berselang kontrol misi SpaceX kehilangan kontak dengan pesawar luar angkasa tersebut.

"Kami telah kehilangan data dari tahap kedua.. sepertinya kami mungkin telah kehilangan (peluncuran) tahap kedua," ucap pembawa acara livestream SpaceX, John Insprucker.

Kurang lebih sekitar delapan menit setelah peluncuran, tampilan kamera pelacak dari Booster Starship menampilkan ledakan yang menunjukkan pesawat tersebut gagal.

Baca Juga: Hujan Angin di Kota Bogor Menyebabkan Dinding Tembok Pasar Jambu Dua Ambruk, Komisi II DPRD Kota Bogor : Target Pembangunan Desember 2023 Rampung !

Tercatat, ketinggian yang telah dicapai pesawat Starship tersebut menembus angka 148 kilometer dari atas permukaan tanah.

Peluncuran pesawat Starship ini merupakan upaya kedua dengan menumpang di atas booster roket Super Heavy.

Badan Administrasi Penerbangan Federas AS (FAA) yang mengawasi situs peluncuran swasta mengkonfirmasi kesalahan terjadi yang berakibat kehilangan pesawat dan menambahkan tak ada kerusakan gedung yang dilaporkan maupun jatuhnya korban luka.

Baca Juga: Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bogor dan Sekitarnya, Minggu 19 November 2023

Elon Musk, selaku pendiri SpaceX menilai Starship pada akhirnya akan menggantikan roket "pekerja keras" Falcon 9 sebagai bagian pusat dari bisnis peluncuran luar angkasanya.

Keberhasilan tes akan menandakan langkah kunci menuju capaian ambisi SpaceX untuk memproduksi pesawat antariksa yang besar dan multiguna.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Miftah Hadi Sopyan

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X