VIEWJABAR – Warga Kampung Cikubang RW 01 desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat yang diduga mengalami keracunan hingga kini mencapai 168 orang.
Dari sebanyak 168 orang warga kampung Cikubang RW 01 desa Pusakamulya yang diduga keracunan makanan tersebut, 52 orang diantaranya hingga kini masih menjalani perawatan di 4 rumah sakit berbeda.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, gejala itu muncul setelah warga mengonsumsi makanan yang disediakan selepas sholat Jumat.
Diketahui, Masjid Al Hidayah Kampung Cikubang sudah rutin setiap hari jumat membagikan makanan dengan tema 'Jumat Berkah' kepada warga.
"Setelah selesai melaksanakan sholat jumat berjamaah di masjid Al Hidayah, para jamaah mengambil nasi, karena sudah menjadi kegiatan rutin setiap hari jumat dalam tema Jumat berkah," Ujar Ibrahim Tompo.
Makanan yang disediakan lanjut Ibrahim Tompo, berupa nasi boks yang berisi nasi, telur balado, mie kuning dan gorengan.
Pada Jumat malam tutur Ibrahim Tompo, sejumlah warga yang mengonsumsi makanan tersebut, mengalami gejala pusing, muntah dan diare.
"Terjadi kejadian diduga korban keracunan makanan dengan gejala pusing, muntah, dan buang air besar, diare, korban berjumlah sebanyak 168 orang," katanya.
Selanjutnya Ibrahim menjelaskan, sebanyak 86 orang dilaporkan sempat ditangani di Klinik Ibnu Sina, 10 diantaranya masih dalam perawatan lebih lanjut.
Kemudian di Puskesmas Kiarapedes dilaporkan ada 14 orang yang berobat. Dan di Puskesmas Wanayasa dikabrkan ada 58 orang yang berobat, 31 orang lainnya hingga kini masih dalam perawatan.
Selain itu lanjut Ibrahim, ada 9 orang masih dirawat di Rumah Sakit Holistic, 1 orang dirawat di Klinik Hafizh dan 1 orang lagi berobat di bidan desa Pusakamulya.***
Artikel Terkait
MasterChef Indonesia S 11 Kembali Hadir di RCTI, Inilah Jadwal Acara di Sejumlah Stasiun TV Swasta Nasional Hari Ini, Sabtu 18 November 2023
Manfaatkan Jeda Kompetisi untuk Introspeksi, Beckham Putra Nugraha Ingin Tampil Lebih Baik di Liga 1
Agresi Militer Israel Belum Berhenti, Korban Tewas di Wilayah Gaza Tembus Angka 12.000 Jiwa
Bupati Bogor Revisi Jadwal Angkutan Truk Tambang, Iwan Setiawan : Diharapkan Tidak Adalagi Penumpukan, Inilah Jadwalnya !