Tuding Hamas Miliki Pusat Komando Bawah Tanah, Pasukan Israel Serbu Rumah Sakit Al Shifa

photo author
Miftah Hadi Sopyan, View Jabar
- Jumat, 17 November 2023 | 08:09 WIB
Pasukan Israel melakukan penyisiran ke setiap ruangan yang ada di Kompleks Rumah Sakit Al Shifa di Gaza (Antaranews.com)
Pasukan Israel melakukan penyisiran ke setiap ruangan yang ada di Kompleks Rumah Sakit Al Shifa di Gaza (Antaranews.com)

VIEWJABAR - Kondisi di area kompleks Rumah Sakit Al Shifa kian memburuk setelah pasukan pendudukan Israel pada Kamis menyerbu rumah sakit tersebut dan menyandera sekitar 5.000 orang di dalamnya, termasuk dokter, perawat, staf rumah sakit, dan para pengungsi.

Staf rumah sakit telah memohon Palang Merah Internasional dan organisasi dunia lainnya untuk meminta perlindungan.

Kantor Berita Palestina, WAFA melaporkan situasi di dalam rumah sakit semakin memburuk karena tidak ada akses listrik, air dan pasokan makanan yang mencukupi.

Baca Juga: Bersiap Mengarungi Rangkaian Pertandingan BRI Liga 1, PERSIB Fokus Pemulihan Kebugaran Fisik Pemain

Tak hanya menghancurkan peralatan medis, pasukan pendudukan Israel juga menghancurkan peralatan CT scan dan mesin MRI.

Menurut laporan WAFA juga, dinding utara dan selatan kompleks (rumah sakit), dapur rumah sakit, dan sejumlah kendaraan milik staf serta warga sipil dihancurkan oleh buldoser Israel.

Tentara Israel juga meledakkan ruamh bawah tanah beberapa bangunan di kompleks Rumah Sakit Al Shifa setelah menyerbu rumah sakit tersebut.

Baca Juga: Hujan Deras dan Angin Kencang di Kota Bogor Menyebabkan Longsor di Jl Batutulis dan Pohon Tumbang Disejumlah Titik, Aktivitas Warga Teganggu !

Pasukan Israel menuding Hamas memiliki pusat komando bawah tanah yang ada di tersembunyi di bawah rumah sakit tersebut.

Namun, tudingan tersebut dibantah oleh kelompok perlawanan Palestina tersebut.

Kompleks Rumah Sakit Al Shifa merupakan kompleks layanan kesehatan terbesar di Jalur Gaza.

Baca Juga: Bupati Bogor Melantik Puluhan Pejabat Dilingkungan Pemkab Bogor, Iwan Setiawan : bekerja cerdas cepat cermat sesuai peraturan dan Kode Etik !

WAFA menjelaskan, kompleks (rumah sakit) ini telah berkembang menjadi fasilitas medis utama di kantong Palestina, dengan mempekerjakan sekitar 25 persen dari seluruh petugas kesehatan yang ada di Gaza.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Miftah Hadi Sopyan

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X