VIEWJABAR - Dampak agresi Israel ke wilayah Gaza, Palestina membuat rumah sakit yang ada di wilayah tersebut semakin menderita.
Terbaru, tiga bayi yang baru lahir secara prematur meninggal dunia akibat tidak adanya pasokan listrik.
RS Al Shifa dan rumah sakit lainnya yang ada di wilayah Gaza utara hampir tidak mampu lagi merawat pasien karena wilayah tersebut digempur habis-habisan oleh militer Israel.
Baca Juga: Tak Lagi Masuk Sepuluh Besar, DKI Jakarta Masih Menduduki Kota dengan Kualitas Udara Tak Sehat
Jumlah korban tewas setiap harinya akibat serangan Israel kian bertambah, namun tempat untuk merawat mereka semakin sedikit.
Ashraf Al-Qidra, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Gaza menjelaskan serangan Israel "meneror petugas medis dan warga sipil".
Seorang ahli bedah plastik di Al Shifa menyebut akibat pengeboman yang menyasar ruang inkubator, bayi-bayi prematur terpaksa dirawat di ranjang biasa dengan sedikit daya yang tersedia untuk mengubah AC menjadi pemanas.
Baca Juga: Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17, Bojan Hodak: Indonesia Punya Potensi Raih Hasil Maksimal
"Kami tahu ini sangat beresiko," ucap dr Ahmed El Mokhallalati.
Bulan lalu, Palang Merah Palestina menyebut staf medis di RS terbesar kedua di Gaza Utara, Al-Quds, kesulitan merawat pasien karena keterbatasan obat-obatan, makanan, dan pasokan air.
"Rumah sakit Al Quds terisolasi dari dunia dalam 6-7 hari terakhir. Tak ada jalan masuk, tak ada jalan keluar," tutur Juru Bicara Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, Tommaso Della Longa.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengaku telah kehilangan kontak dengan RS Al-Shifa dan menghawatirkan orang-orang yang terjebak disana.
"WHO juga menyerukan evakuasi medis yang berkelanjutan, tertib, dan aman bagi pasien yang terluka parah dan sakit. Semua Sandera harus menerima perawatan medis yang sesuai dan dibebaskan tanpa syarat," tutur Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus.***
Artikel Terkait
Penetapan Tersangka Kasus Subang Sempat Terhambat, Polda Jabar Selidiki Adanya Kesalahan Prosedur Penyidik
7,9 Miliar Penduduk dunia, 190 Pimpinan negara Tak Mampu Hentikan Kekejaman Israel di Palestina, Presiden Jokowi Sampaikan 4 Tuntutan di Forum OKI !
KTT - OKI Hasilkan 31 Resolusi Kecam Keras Israel, Presiden Jokowi Langsung Bertolak ke Amerika Serikat Bertemu Presiden Joe Biden
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bandung dan Sekitarnya, Senin 13 November 2023
KABAR GEMBIRA ! UMP dan UMK 2024 Resmi Naik, Selambatnya Diumumkan 21 November dan 30 November 2023, Ida Fauziah: Bentuk Penghargaan Kepada Buruh
Jadwal Acara TV Hari Ini di TV Swasta Nasional Tanah Air, Ada Siaran Pila Dunia 2023 dan Berbagai Informasi Terupdate, Senin 13 November 2023