VIEWJABAR -Bupati Garut Rudy Gunawan menegaskan siap membantu secara gotong royong untuk memperbaiki rumah Rohimah sebagai bentuk perhatian Pemerintahan Kabupaten Garut kepada warganya.
"Kita akan melakukan gotong royong perbaikan rumah korban kekerasan dari berbagai pihak, Ya diantaranya dari BUMD, KORPRI, Baznas, dan lainnya. Ya, gotong royong lah," Kata Bupati kepada ViewJabar.com, Kamis 3 November 2022.
Selain itu, kata Bupati Garut, pihaknya juga akan meberikan jaminan hidup selama 5 bulan sebesar Rp 2 juta setiap bulannya sebagai pengganti karena rohimah tidak bekerja.
"Saya sudah tugaskan Kepala PPKBPPPA Garut untuk ke rumah yang bersangkutan,” ucapnya.
Baca Juga: Belum Bisa Bekerja, Biaya Hidup Rohimah Ditanggung Pemkab Garut Selama 5 Bulan, Segini Tiap Bulannya
Bupati berharap, kasus-kasus penganiayaan tidak terulang lagi menimpa warga Garut yang menjadi ART atau siapa pun.
Oleh karena itu, kepada siapapun dan dimanapun yang menjadi ART, Bupati Garut mengimbau agar melakukan komunikasi yang baik bersama keluarga.
Baca Juga: Gempar, Seorang Mahasiswi Unsoed Melakukan Percobaan Bunuh Diri di Taman Kampus
"Kepada semua pihak, terutama keluarganya agar selalu memperhatikan, mengawasi, dan menjaga komunikasi apabila ada anggota keluarga yang bekerja menjadi ART,” ucapnya.
Baca Juga: Rohimah ART Korban Penyiksaan Sudah Pulang ke Garut, Miris, Begini Ternyata Kekejaman Majikannya
Sebagaimana diberitakan, Rohimah (29), asisten rumah tangga (ART) warga Kampung Cinangor, Desa Pangeureunan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut mengalami penganiayaan oleh majikannya di Desa Cilame, Kabupaten Bandung Barat.
Setelah dirawat beberapa hari di rumah sakit Bandung, kini korban berada di rumahnya. Kasus kekerasan ini menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat. (Ale M Rizki) ***