daerah

Sesepuh Pesantren Cipasung, KH Koko Komarudin Ruhiat Tunjuk Dua Adiknya untuk mengurus Pesantren Cipasung

Senin, 28 November 2022 | 20:18 WIB
Sesepuh Pondok Pesantren Cipasung, KH Koko Komarudin. Foto / Dokumen Pesantren Cipasung/.

KH Koko Komarudin percaya jika kedua adiknya tersebut bisa membawa lembaga Pondok Pesantren dan Yayasan Cipasung lebih maju lagi.

Baca Juga: LSM Dorong Kejari Garut Segera Tuntaskan Kasus BOP DPRD

KH Koko Komarudin juga mengucapakan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengantarkan doa dan semua perhatiannya terhadap Pesantren Cipasung dan berharap Cipasung ke depan jauh lebih maju lagi.

Sementara itu, KH Abun Benyamin Ruhiat sebelum wafat dipercaya menjadi Rais Syuriah PBNU 2022-2027. Posisi sebagai Rais Syuriah PBNU tersebut masih belum diisi, sepeninggal KH Abun Benyamin Ruhiat.

Keluarga besar Cipasung berharap, posisi Rais Syuriah PBNU yang ditinggal KH Abun Bunyamin Ruhiat bisa kembali di isi oleh Kiyai dari Pesantren Cipasung.

Baca Juga: Dampak Cuaca Ekstrem Lakukan Pencegahan, Subsektor 10 Margaasih Kolaborasi, Ini Hasilnya

Pondok Pesantren Cipasung sendiri didirikan oleh KH Ruhiat, pada akhir tahun 1931. Awalnya santri di Pesantren Cipasung hanya 40 orang saja.

Namun seiring berjalannya waktu jumlah santri yang mondok di Pesantren Cipasung terus bertambah banyak dari berbagai daerah di Kabupaten Tasikmalaya.

Kemudian pada tahun 1935, KH Ruhiat mendirikan lembaga pendidikan sekolah agama yang disebut Madrasah Diniyah. Dan termasuk lembaga pertama di Pesantren Cipasung.

Pada tahun 1937, K Ruhiat kemudian mendirikan lembaga kurus Kader Mubaligjin wal Musyawiri (KKM) sebagai wadah santri untuk belajar pidato atau ceramah di muka umum.

Baca Juga: Inilah 8 Negara Pemuncak Klasemen Sementara Grup Piala Dunia 2022, Peluang ke Babak 16 Besar Terbuka Lebar

Selain itu, pada tahun 1943 Pesantren Cipasung juga mendirikan kursus Kader Mubalighah bagi santri perempuan yang ingin mengembangkan bakat di bidang dakwah.

Kemudian setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Pesantren Cipasung mendirikan lembaga pendidikan formal dalam mengembangkan pendidikan di masyarakat

Pendiri Pesantren Cipasung, KH Ruhiat bersama pengurus Pesantren Cipasung di masa lalu. Foto / Dokumen Pesantren Cipasung /.

Pada tahun 1949, Pesantren Cipasung mendirikan sekolah pendidikan Islam (SPI). Selain pendidikan agama siswa juga diberikan pendidikan umum.

Halaman:

Tags

Terkini