"Mengapa saat acara ini saya tampilan kelas XII IPS 4, karena mereka lebih siap dan lebih solid," tuturnya lagi.
Baca Juga: Korban Meninggal Akibat Gempa Turki Mencapai 1000 Orang, Gempa Susulan Terus Terjadi
Sebenarnya, kata Yayu, ini adalah sebagai persiapan praktek di semester II bulan Maret 2023, akan tetapi karena ada acara pisah sambut, kenapa tidak kita tampilkan.
"Ya saya tampilkan karena ingin ada hiburan," cetusnya.
Yayu menyebutkan tampilan seni angklung pada acara pisah sambut adalah kolaborasi dengan beberapa mapel (mata pelajaran).
Baca Juga: Begini Kondisi Bocah Berusia 4 Tahun yang Jatuh Dari Lantai Dua Masjid Raya Al Jabar
Seperti dari kostumnya kemudian proferti yang dipakainya dan itu adalah bagian dari Mapel PKWU.
Bahkan ada MC, rondon acara dan itupun Mapel Bahasa Indonesia. Artinya, ucap Yayu, kolaborasi ini ada Mapel Seni Budaya sebagai materi performancenya.
Kemudian Mapel Bahasa Indonesia, selanjutnya Mapel PKWU, mulai proferti yang digunakannya hingga kostum dan Mapel PPKN.
Baca Juga: Di Kota Tasikmalaya Anggaran Banprov Untuk Bansos PBI Senilai Rp 10,6 Miliar, Ini Peruntukannya
"PPKN ini katanya dari tim IT, karena mereka membutuhkan sebuah konten video yang bebas," tutur Yayu.
Sementara itu, Guru matapelajaran bahasa Indonesia mengatakan, kolaborasi dalam penilaian semester II telah dirancang sedimikian rupa untuk kelas XII.
"Dan sekarang kita bisa lihat buktinya meski sebenarnya ini lebih duluan dilakukan mapel Seni Budaya," ucap Risnawaty Tarabubun, S.Pd, guru Mapel bahasa Indonesia.***