Tingkat Pengangguran Terbuka di Jawa Barat Mencapai 6,91 Persen, Berikut Upaya Pemprov Jabar

photo author
Ivan Warga, View Jabar
- Jumat, 26 Juli 2024 | 09:47 WIB
Ilustrasi pengangguran. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di provinsi Jawa Barat tinggi mencapai 6,91 persen. (Foto Freepik)
Ilustrasi pengangguran. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di provinsi Jawa Barat tinggi mencapai 6,91 persen. (Foto Freepik)

VIEWJABAR.COM - Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di provinsi Jawa Barat sudah mencapai 6,91 persen menurut data per Februari 2024.

Terkait kondisi itu Sekda Jabar Herman Suryatman mengajak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) di Jabar, baik itu tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota untuk bergerak progresif dan bahu-membahu untuk menekan angka pengangguran.

"Salah satu tantangan besar yang dihadapi adalah tingginya tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang mencapai 6,91 persen (data per Februari 2024)," kata Herman.

Baca Juga: Tercatat Ada 709 Koperasi Aktif di Kota Bandung, Ini Nilai Aset dan Volume Usahanya

Ia menyampaikan hal itu saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Disnakertrans Provinsi serta Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat di Aula Bima Disnakertrans Jabar, Kota Bandung, Kamis 25 Juli 2024.

"Kami sepakat dengan teman-teman, kepala dinas tenaga kerja provinsi dan 27 kabupaten kota, dari 6,91 persen, kita akan pacu di 2024 ini menjadi 5,19 persen. Namanya juga target progresif,” ujarnya seperti dilansir laman resmi Pemprov Jabar.

Dia menjelaskan, target progresif Disnakertrans di Jabar dalam menekan Tingkat Pengangguran Terbuka dapat mengakselerasi pencapaian indikator makro pembangunan di Jabar yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025.

Baca Juga: Kereta Cepat Whoosh Dievaluasi, Jumlah Penumpang Per Hari Belum Capai Target, Ini Penjelasan Wakil Menteri BUMN dan Dirut KCIC

"Jawa Barat memiliki pekerjaan rumah besar. Pak Gubernur telah menyampaikan bahwa tugas pemerintahan adalah menyejahterakan masyarakat dan dalam koridor RPJPD, pada Desember 2025 Jawa Barat harus menjadi provinsi termaju sesuai dengan visinya," ucapnya.

Dalam mengejar target pencapaian indikator makro pembangunan, Herman menekankan pentingnya kerja sama antara pemda provinsi dan pemda kabupaten kota.

"Kami mengajak 27 kabupaten kota bersama provinsi bahu-membahu untuk membuat target progresif agar indikator makro pembangunan tadi bisa tercapai bahkan terlampaui. Kami pun bersama kabupaten kota akan menggerakkan para camat juga," ujarnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X