Dalam jangka waktu tertentu, hal ini dapat mengakibatkan resistensi insulin, yang memainkan peran penting dalam timbulnya diabetes tipe 2.
Penelitian itu dipublish dalam jurnal Diabetes Care pada Agustus 2010 dan melalui penelitian Diabetes Care pada bulan Desember 2019.
Selanjutnya dampak buruk mengonsumsi minuman bersoda setiap harinya adalah gangguan kesehatan tulang.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asam fosfat yang ditemukan dalam banyak minuman bersoda dapat mengganggu penyerapan kalsium sehingga melemahkan tulang.
The American Journal of Clinical Nutrition mempublish hasil penelitian di bulan September 2014, yang menunjukkan setiap soda dikonsumsi partisipan sepanjang hari meningkatkan risiko patah tulang pinggul sebesar 14 persen.
Selain itu, dampak lainnya adalah tingkatkan resiko gangguan ginjal. Minuman dengan fruktosa tinggi dalam soda dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh yang dapat menyebabkan asam urat dan batu ginjal.
Asam urat adalah suatu kondisi yang menyakitkan di mana kristal asam urat menumpuk di persendian.
Sedangkan batu ginjal adalah endapan keras yang terbuat dari mineral dan garam yang terbentuk di dalam ginjal dan bisa sangat menyakitkan untuk dikeluarkan.
Dampak buruk lainnya dapat meningkatkan resiko penyakit jantung. Meskipun ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan jantung, minum soda setiap hari meningkatkan risiko penyakit jantung akibat asupan gula berlebihan, yang dapat menyebabkan obesitas, diabetes, dan tekanan darah tinggi.***