WASPADA Jika Sering Mengonsumsi Minuman Bersoda, Ini Faktanya

photo author
Tunggal Pratama, View Jabar
- Rabu, 29 November 2023 | 10:17 WIB
Ilustrasi, waspadalah jika tidak teratus dalam mengonsumsi minuman bersoda, sebab akan berdampak buruk bagi kesehatan (Pixabay)
Ilustrasi, waspadalah jika tidak teratus dalam mengonsumsi minuman bersoda, sebab akan berdampak buruk bagi kesehatan (Pixabay)

VIEWJABAR - Jika  anda penyuka minuman bersoda dan sering mengonsumsi setiap harinya, mulai sekarang berhati hatilah.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika Serikat menyebut 63 persen orang dewasa di negara itu  mengonsumsi setidaknya satu minuman bersoda setiap hari.

Sejumlah penelitian menyarankan untuk menghindari minum soda setiap hari. Pasalnya, minuman ini memiliki efek buruk yang bisa menimbulkan gangguan kesehatan.

"Soda menimbulkan banyak risiko kesehatan karena komposisinya," kata Kelsey Costa seorang ahli diet terdaftar dan spesialis penelitian kesehatan berbasis di AS seperti dikutip Eat This, Not That dan PMJNews. 

Baca Juga: VIRAL ! Lautan Busa Muncul di Kali Baru Cimanggis Depok, Kata DLHK Diduga Dari Deterjen

Costa menyebutkan, soda mengandung tambahan gula,  dalam bentuk sirup jagung fruktosa tinggi.

Setiap kaleng soda yang memiliki berat 1,2 kilogram mengandung 10-12 sendok teh (39-49 gram) atau dua kali lipat dari batas harian yang direkomendasikan.

"Asupan gula tambahan yang tinggi dikaitkan dengan banyak dampak buruk bagi kesehatan, mulai dari peningkatan berat badan dan risiko peradangan hingga kondisi kesehatan mental dan kanker," ucapnya.

Baca Juga: Hey Kamu, Iya Kamu Warga Bogor Besok Lounching Pasar Kaget Taman Tanah Sareal, Ditunggu Yah Ada Discount Istimewa dan Voucer Belanja !

Nah untuk mengetahui sampai sejauhmana dampak buruk mengonsumsi minum bersoda pada tubuh, simak pemaparannya di sini, diantaranya menimbulkan berat badan naik.

Setiap kaleng soda mengandung 150 hingga 200 kalori, terutama dari tambahan gula. Hal ini dapat menyebabkan surplus kalori, jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik, yang mengakibatkan penambahan berat badan seiring berjalannya waktu.

Di bulan Mei 2020, International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity mempublish hasil penelitian yang menemukan  aktivitas fisik, dilakukan saat waktu senggang dan tidak mampu mengimbangi kenaikan berat badan akibat mengonsumsi minuman bersoda.

Baca Juga: PENCEMARAN LINGKUNGAN ! Sungai Kali Baru Berbusa Diduga Berasal dari Limbah Pabrik, Warga Cimanggis Depok Resah !

Resiko selanjutnya adalah tingkatkan Diabetes Tipe 2. Costa menyebutkan bahwa konsumsi soda secara teratur menyebabkan lonjakan gula darah dan kadar insulin secara berulang-ulang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tunggal Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X