gaya-hidup

Hari Kedua Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Cinere, Kota Depok

Kamis, 6 Februari 2025 | 21:55 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari, DPRD Kota Depok, Aditya Wiradi Putra, serta perwakilan dari BGN. dalam sosialisasi MBG di Depok. (istimewa)

VIEWJABAR.COM - Sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) hari kedua telah selesai dilaksanakan pada Rabu, 5 Februari 2025. Kegiatan ini merupakan inisiatif dari DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN).

Program MBG ini resmi diluncurkan oleh pemerintah pada 6 Januari 2025 dan akan dijalankan secara bertahap di seluruh Indonesia. Sekitar 300 peserta yang merupakan warga setempat turut hadir dalam kegiatan sosialisasi ini.

Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari, DPRD Kota Depok, Aditya Wiradi Putra, serta perwakilan dari BGN.

Dalam kesempatan tersebut, Lucy Kurniasari menjelaskan tujuan dari Program Makan Bergizi Gratis yang mendapat sambutan positif dari para peserta.

Baca Juga: Undang Dishub Laksanakan RDP, Komisi IIl Gali Kerjasama Pemeliharaan PJU

"Program MBG bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan ibu. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mengurangi angka stunting dan malnutrisi di Indonesia," ujarnya.

Lucy juga menjelaskan bahwa program ini menyasar empat kelompok utama, yaitu pelajar (PAUD hingga SMA sederajat dan santri), balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

"Makanan yang disediakan sudah mengikuti standar gizi yang ditetapkan, mencakup kebutuhan protein, vitamin, mineral, dan energi yang cukup," tambahnya.

Baca Juga: Pemkot Bandung Bangun Kerjasama Pemeliharaan PJU, Dewan Kesal Tak Dilibatkan

Program ini bertujuan untuk menyediakan makanan sehat dan bergizi secara gratis, yang diharapkan dapat meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan kelompok sasaran, dan mendukung perkembangan mereka dengan baik.

Terkait anggaran program ini, diperkirakan akan mengalami penambahan hingga akhir tahun 2025. Anggaran awal Program MBG adalah Rp 71 triliun, yang ditujukan untuk 17,5 juta penerima manfaat hingga September 2025.

Namun, Menteri Keuangan menyebutkan bahwa anggaran ini akan ditambah Rp 100 triliun, sehingga total anggaran menjadi Rp 171 triliun, yang memungkinkan cakupan hingga 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir tahun 2025.

Baca Juga: Embun Sangga Langit, Pengalaman Seru Ayunan Raksasa di Kaki Gunung Ciremai

Program Makan Bergizi Gratis ini merupakan salah satu program unggulan dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Ini adalah langkah strategis untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul dengan memastikan pemenuhan gizi masyarakat yang berkualitas," ujar Lucy.

Halaman:

Tags

Terkini