Pada tahun 1998 Anwar Ibrahim dipecat dari pemerintahan Mahathir Muhammad dan dijebloskan ke penjara dengan tuduhan sodomi.
Kemudian pada tahun 2000 Anwar Ibrahim bebas dari penjara, namun pada tahun 2008 Anwar Ibrahim harus masuk penjara kembali dengan tuduhan yang sama sodomi.
Pada tahun 1990an Anwar Ibrahim pernah memimpin puluhan ribu warga Malaysia untuk melakukan protes melawan Mahathir Muhammad yang menjadi guru politiknya.
Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, BMKG Ingatkan Potensi Longsor dan Banjir di Lokasi Bencana Gempa Cianjur
Karier politik Anwar Ibrahim dimulai dari seorang pemimpin pemuda Islam sebelum akhirnya bergabung dengan Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO).
Mahathir Muhammad pernah menyebutkan jika Anwar Ibrahim merupakan teman sekaligus anak didik yang akan menggantikannya di pemerintahan.
Anwar Ibrahim terpilih sebagai Perdana Menteri Malaysia yang baru dan mengakhiri krisis politik Malaysia setelah pemilu pada Sabtu 19 November 2022.
Sejumlah kalangan menganggap Anwar Ibrahim bisa menyatukan semua faksi yang berkonflik di Malaysia. Dan Anwar Ibrahim muncul di waktu yang sangat tepat.
Baca Juga: 56.320 Rumah Warga Rusak Akibat Gempa Cianjur, 124 Masjid, 31 Sekolah Juga Rusak
Anwar Ibrahim mengaku tidak akan mengambil gajinya sebagai perdana Menteri Malaysia yang baru.
Langkah pertama yang akan dilakukan Anwar Ibrahim setelah dilantik Raja Malaysia Al Sultan Abdullah adalah memilih Menteri.
Dan saat memilih Menteri yang baru, Anwar Ibrahim mengaku tidak akan melihat partai dan latar belakang agama.
"Amanah akan digalas dengan penuh tawadhu dan bertanggungjawab. Tugas berat ini akan saya pikul berpandukan kehendak dan nurani rakyat bersama pasukan," tulis Anwar Ibrahim di akun media sosialnya.
Itulah fakta menarik tentang Anwar Ibrahim perdana Menteri Malaysia yang baru.***