VIEWJABAR - Sepuluh TKW Sumedang, Jawa Barat, disekap di Riyadh, Arab Saudi. Mereka memelas meminta tolong Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dibebaskan.
Keberadaan sepuluh TKW Sumedang yang disekap di Riyadh, Arab Saudi itu, terungkap lewat video yang beredar di media sosial.
Salah satu dari sepuluh TKW Sumedang itu mengatakan, ia dan kawan-kawannya disekap di Riyadh Arab Saudi. Ia pun memanggil-manggil Presiden Jokowi, meminta tolong untuk segera dibebaskan.
"Pak Jokowi tolong kami Pak, bebaskan kami," ungkap wanita itu di rekaman video yang beredar tersebut.
Dalam video tampak sepuluh TKW Sumedang itu ada yang sedang tiduran, dan memainkan handpohone.
Mereka berada di sebuah ruangan bercat putih.
Kendati demikian, ruangan tempat mereka disekap tampak rapih. Tempat tidur berikut kasurnya pun tampak bersih.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir sudah menghubungi pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Arab Saudi untuk menyelesaikan penyekapan 10 TKW tersebut.
Selain itu, pihak Pemkab Sumedang pun sudah berkomunikasi dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).
"Kita juga terus komunikasi dengan BP3MI Jabar maupun dengan Kemlu," kata Kepala Bidang Perluasan dan Penempatan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumedang Asep Muldansyah, Senin 12 Desember 2022.
Ada kabar baiknya, dari indormasi yang diterima Asep, ke sepuluh TKW Sumedang sekarang ini dalam kondisi baik-baik.
Upaya penyelamatan terjadap 10 TKW Sumedang, juga dilakukan Pemprov Jawa Barat.