"Saya pikir sulit untuk memperkirakan dengan tepat, tetapi saya yakin itu akan berlipat ganda atau lebih," ujar Martin Griffiths melalui akun media sosialnya.
"Kami belum benar-benar menghitung jumlah korban tewas," kata Kepala Koordinator Kemanusiaan PBB, Martin Griffiths lagi.
Baca Juga: Bukan Hanya Nikmat, Ternyata Buah Nanas Memiliki 9 Manfaat yang Jarang Diketahui, Simak Apa Saja?
Menurut Martin Griffiths saat ini puluhan ribu petugas penyelamat masih melakukan upaya penyelamatan di tengah cuaca dingin yang terjadi di Turki dan Suriah.
Setidaknya ada lebih dari 870 ribu orang sangat membutuhkan makanan panas di seluruh wilayah Turki dan Suriah.
Menurut PBB tersebut setidaknya sebanyak 5,3 juta orang di di Suriah telah kehilangan tempat tinggal akibat gempa bumi dahsyat tersebut.
Baca Juga: Inilah 7 Manfaat Buah Tomat yang Jarang Diketahui Terutama Dalam Hal Kesehatan, Simak Apa Saja?
Gempa bumi Turki dan Suriah tersebut telah berdampak terhadap 26 juta orang di Turki dan juga Suriah..
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan setidaknya dibutuhkan anggaran sebesar $42,8 juta untuk mengatasi kebutuhan kesehatan korban gempa Turki dan Suriah.
Sementara itu Badan bencana Turki menjelaskan lebih dari 32 ribu orang dari organisasi Turki bekerja dalam upaya pencarian dan penyelamatan.
Baca Juga: Buah yang Baik Untuk Wanita Dalam Mencegah Penyakit Kanker Payudara, Simak Apa Saja?
Bukan hanya itu jumlah relawan internasional yang ikut untuk melakukan penyelamatan terhadap korban gempa Turki sebanyak 8.294 orang.
Gempa bumi Turki dan Suriah yang terjadi kali ini merupakan bencana alam dengan jumlah korban paling banyak sepanjang massa.
Bahkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa Turki dan Suriah diperkirakan bisa mencapai 50 ribu orang.***