"Tidak ada puasa sunah lainnya selain puasa-puasa yang sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW itu," kata Ustadz Oemar Mita.
Baca Juga: Kasus Stunting Dipengaruhi Empat Masalah Gizi, Apa Saja, Ini Penjelasan Kemenkes
Untuk itu puasa sunnah tersebut di bulan Rajab ini harus lebih rajin karena melaksanakan sunnah Nabi Muhammad SAW dan pahalanya berlipat-lipat.
Keutamaan ibadah puasa sunnah ini kata Ustadz Oemar Mita, maka di hari kiamat nanti bisa memberikan syafaat kepada orang yang melaksanakannya.
Puasa yang dikerjakan ini, nanti di hari kiamat kata Ustadz Oemar Mita akan datang dalam bentuk mahluk yang akan membela kita atau memberi syafaat.
Baca Juga: Di Bangladesh Hampir 600 Siswa Bunuh diri Sepanjang Tahun 2022, Hal Ini Jadi Alasannya
Kata Ustadz Oemar Mita, Allah SWT menyampaikan jangan sampai pada hari kiamat nanti tidak ada puasa dalam bentuk makhluk yang membela kita atau memberi syafaat.
Untuk itu, di bulan Rajab ini karena termasuk bulan haram maka amalan puasa sunnah harus lebih diperbanyak, karena pahalanya berlipat-lipat.
Bukan hanya itu Nabi Muhammad SAW juga sering meningkatkan amalan ibadah puasa di bulan bulan haram termasuk bulan Rajab.
Penjelasan Ustadz Oemar Mita tersebut dilansir ViewJabar dari YouTube Ankaboot yang tayang pada 30 Desember 2020 .***