VIEWJABAR - Hingga H+7 suasana arus balik masih terjadi meski jumlah kendaraan, baik roda dua atau empat volumenya berkurang dari hari sebelumnya.
Seperti suasana arus balik di wilayah Priangan Timur jalur Tanjakan Gentong Tasikmalaya, kepadatan kendaraan terjadi pada H+2 hingga H+5.
Para pengendara arus balik Lebaran harus berjibaku terjebak kemacetan , bahkan warga di sekitar tanjakan Gentong ikut membantu para pengendara yang kendaraan mengalami mogok.
Sementara itu Polri memberikan himbauan kepada masyarakat, yang sedang menempuh perjalanan arus balik Lebaran tetap mengutamakan keselamatan berkendara, memastikan kesehatan fisik, dan mematuhi aturan lalu lintas.
Imbauan tersebut untuk memastikan keselamatan saat arus balik Lebaran 2024 yang masih terus berlangsung.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar berkendara dengan aman," kata Kasubsatgas Penmas Divhumas Polri, Kombes Pol. Harry Goldenhardt kepada wartawan, seperti dikutip dari PMJNews.
Disebutkan, pihaknya mengimbau kepada seluruh pengendara untuk memeriksa kondisi fisik dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan balik, kondisi sehat dan segar, serta kendaraan dalam kondisi prima.
"Pastikan kesehatan fisik dalam kondisi baik dan utamakan keselamatan pengemudi maupun penumpang," ucapnya.
Selain itu, patuh rambu lalu lintas dan peraturan jalan serta mendapatkan informasi terkait arus balik dari petugas di lapangan sangat dianjurkan.
Dalam upaya menghindari kelelahan selama perjalanan, Polri menyarankan untuk tidak memaksakan diri dan beristirahat setiap 4 jam di rest area jalur tol atau keluar pada jalur arteri yang telah disediakan.
Pada kesempatan yang sama, Polri juga menyatakan kesiapan mereka dalam melayani dan mengamankan seluruh pemudik untuk menciptakan keselamatan dan ketertiban lalu lintas yang baik.
"Polri berharap dengan kesadaran dan kerjasama dari seluruh pemudik, arus balik Lebaran 2024 dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi semua pihak,"tuturnya.***