Shakura menggunakan bahan-bahan alami dalam formulanya, yaitu air cucian beras, lerak, dan daun rosemary.
“Niat awalnya kita ingin air cucian beras memiliki nilai ekonomis, yang seringkali dibuang begitu saja, dan ternyata air cucian beras memiliki kandungan inositol yang berpotensi untuk merawat rambut, termasuk rambut pada kucing,” ujarnya.
Penggunaan ekstrak daun rosemary pada produk Shakura lanjut Khairunnisa, mengandung rosmarinic acid, asam kafeat, dan carnocid acid dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah di kulit dan memperbaiki jaringan dan folikel rambut kucing.
Sementara itu, ekstrak lerak berfungsi sebagai pencegah masalah kutu pada kucing dari kandungan saponin alami dan aktivitas antibakterinya.
Produk Shakura diresmikan pada bulan September 2023 dan sudah dipasarkan melalui media online, petshop, dan pameran offline. Saat ini, Shakura dibandrol seharga Rp 24.900 untuk ukuran 100 mL.
“Targetnya, produk ini dapat dipasarkan ke seluruh Indonesia bahkan mancanegara. Shakura adalah bukti nyata bagaimana inovasi dapat mengubah cara kita merawat hewan peliharaan dan menjaga lingkungan sekitar kita,” tandasnya.***