VIEWJABAR - Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan fasilitas pengolahan air bersih di 34 titik di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, salah satunya di desa Buanajaya Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor, guna menanggulangi bencana kekeringan dan kesulitan air bersih yang terjadi akhir - akhir ini di Kawasan Bogor dan sekitarnya.
Musim kemarau berkepanjangan menyebabkan warga Kabupaten Bogor terdampak bencana kekeringan dan kesulitan air bersih. Untuk meringankan beban warga yang kesulitan air bersih, Kemensos mengalirkan air bersih melalui fasilitas pengolahan air bersih salah satunya di desa Buanajaya Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bogor 38 Kecamatan mengalami kekeringan dan krisis air bersih, Dengan adanya bantuan di 34 titik failitas pengolahan air bersih yang diberikan Kemensos, setidaknya warga masyarakat yang terdampak kekeringan dan kesulitas air bersih dapat tersenyum dan bernapas lega, pasalnya kini air bersih jadi tersedia di desa mereka.
Baca Juga: Kejahatan Perang Israel di Jalur Gaza, ICC Dikritik Karena dinilai Bungkam
“Air itu kebutuhan pokok, maka kita harus mencari solusi bagaimanapun caranya untuk bisa memenuhinya karena ini adalah kebutuhan pokok,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Selain meninjau bantuan air bersih di Desa Buanajaya, Kabupaten Bogor pada, Mensos Risma juga memberikan bantuan untuk pengolahan air menjadi air siap minum di Desa tersebut. Bantuan alat pengolah air siap minum ini, warga tak perlu repot memasak air lebih dahulu agar bisa dikonsumsi.
Diketahui, desa Buanajaya yang terletak di ujung timur Kabupaten Bogor, mengalami kekeringan sejak Agustus 2023 lalu. Untuk mendapatkan air bersih warga Buanajaya harus menempuh jalanan terjal, curam dan sempit menuju Kali Cimapag atau mata air di dekatnya agar mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Tutup Putaran Pertama BRI Liga 1 2023/2024, Persib Bidik Kemenangan Jelang Hadapi PSS Sleman
Dengan adanya bantuan dari Kemensos Kini warga desa Buana Jaya, Kecamatan Cariu bisa mengambil air langsung dari torrent air berkapasitas 5.500 liter, yang digunakan untuk menampung air dari mata air di dekat Kali Cimapag.
Mesin pompa bantuan dari Kemensos itu dapat mengalirkan air dengan kecepatan 1 liter per detik, dan bisa mengakomodasi 200 Kepala Keluarga, dan bahkan jauh lebih banyak karena torrent bisa digunakan 24 jam.
Mensos Risma juga berharap, setelah masalah kesulitan air terselesaikan, ia mengimbau agar warga Buanajaya tidak bergantung pada bansos. Warga dihimbau untuk mengembangkan pemberdayaan, baik melalui peternakan, bengkel, ataupun jenis usaha lainnya.
Baca Juga: Jadwal Sholat Hari ini Kota bandung dan Sekitarnya, Jumat 27 Oktober 2023
“Kita harus buat hidup kita lebih baik, tidak ada kata menyerah. Karena Tuhan tidak akan mendiamkan kita kalau kita mau. Tinggal kita mau atau tidak,” ujar Risma menyemangati warga Buanajaya yang hadir saat itu.
Sementara Kepala Desa Buanajaya, Sudarjat mengungkapkan rasa syukur karena Menteri Sosial Tri Rismaharini telah hadir di tengah-tengah warga Buanajaya dan membantu warganya di masa kekeringan dan kesulitan air bersih.