VIEWJABAR - Dosen IPB University Departemen Silvikultur dan Departemen Proteksi Tanaman memperkenalkan kelebihan pupuk hayati di Blora Jawa Tengah beberapa waktu lalu.
Para dosen IPB University tersebut antara lain Dr Yunik Istikorini, Fitianingrum Kurniawati dan Nadzirum menjelaskan kelebihan pupuk hayati kepada para kelompok tani dan para Ibu - ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) desa Gondel di Kantor Balai desa Gondel, Kecamatan Kadungtuban, Kabupaten Blora Jawa Tengah.
Selain dihadiri kelompok tani dan ibu - ibu PKK pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Blora Arief Rohman beserta jajarannya.
“Pupuk hayati merupakan pupuk organik yang ditambahkan dengan mikroba bermanfaat. Banyak mikroba potensial yang dapat ditambahkan di dalam pupuk organik agar pupuk tersebut memiliki nilai tambah sehingga mineral di dalam pupuk dapat diserap oleh tanaman dengan baik,” ungkap Yunik.
Selanjutnya, Yunik menyebutkan banyak mikroba potensial seperti Trichoderma, Gliocladium, Bacillus, Pseudomonas fluorescens, Azosprillium, dan Azotobacter.
Mikroba potensial tersebut sangat mudah diperoleh, misalnya dari tanah hutan, daerah sekitar perakaran (rhizosfer) bambu, pisang, rumput dan tanaman sehat lainnya.
Baca Juga: Wali Kota Bogor Merotasi Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemkot Bogor , Bima Arya : Ingatkan Pejabat Yang Dilantiknya Jangan Melanggar Sumpah Jabatan
“Tanaman yang ditambahkan pupuk hayati memiliki kelebihan dibandingkan dengan pupuk sintetik. Pupuk hayati yang ditambahkan pada tanaman cenderung lebih sehat dan produktif serta memiliki produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan tanaman yang ditambahkan pupuk sintetik,” ujarnya.
Penggunaan pupuk sintetik jelas Yunik, memberikan dampak yang sebaliknya, selain harganya yang mahal, pupuk sintetik sulit diperoleh.
Kemudian Penggunaan pupuk sintetik yang berlebihan dan terus menerus dapat menyebabkan kerusakan tanah sehingga penanaman di musim berikutnya dapat menurunkan produktivitas dari tanaman.
Baca Juga: Berikan Kontribusi Besar Sejak Bergabung dengan Skuad Persib Bandung, David da Silva dapat Perpanjangan Kontrak
Sementara Bupati Blora, Arief Rohman menyambut baik adanya program ini, selain bisa mandiri membuat pupuk organik hayati juga diharapkan pupuk hayati mampu menjadi suatu produk yang nantinya dapat diperjualbelikan.
“Program ini sangat baik sehingga mampu memberikan tambahan pendapatan para kelompok tani di Kabupaten Blora,”tadasnya.***