VIEWJABAR - Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) luncurkan program Pejuang Anak Bangsa, dengan menyasar penyandang disabilitas tunanetra.
Penyandang disabilitas tunanetra, didorong Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) untuk memacu kreatifitas supaya lebih maju dengan segala keterbatasannya, sehingga dapat sejajar dengan manusia normal pada umumnya.
Selama ini penyandang disabilitas tunanetra, dikotomikan sebagai orang yang tidak berdaya dan tidak mandiri, baik secara finansial maupun non-finansial.
Baca Juga: Doni Monardo Mantan Kepala BNPB Tutup Usia, Inilah Sederet Tugas Jabatan Yang Telah Diembannya!
Namun melalui program yang telah dibentuk Yayasan Cinta Aanak Bangsa (YCAB) adalah berupa pelatihan membatik, di rumah belajar batik Bojong Bata, penyandang disabilitas tunanetra dapat memacu kreatifitasnya, dengan membuat batik tulis.
Peserta Pelatihan membatik
Program pelatihan membatik yang diselenggarakan YCAB diikuti sejumlah penyandang disabilitas tunanetra, mereka begitu antusias mengiktui pelatihan cara membatik tulis di rumah batik Bojong Bata.
Salah satunya sebut saja Bayu, peserta pelatihan Penyandang disabilitas tunanetra mengaku, bahwa dirinya merasa senang bisa memperoleh ilmu cara membatik yang baik.
Dalam pelatihan tersebut, Bayu dan kawan-kawannya diajarkan cara membuat desain, pola motif hingga proses pewarnaan dalam produksi batik.
Harapan dia dan kawan - kawannya, ilmu yang diperoleh dalam pelatihan membatik, bisa dimanfaatkannya untuk memacu kreatifitas, sehingga dapat menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomis.
"Kita berharap melalui program ini kita dapat mandiri secara financial," katanya.
Perlu Dukungan Masyarakat