VIEWJABAR - Petugas Gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan (DLHK) Kota Bogor mengangkat dan mengangkut tumpukan sampah yang berada di bawah Jembatan MA Salmun, Sabtu, 2 Desember 2023.
Kolaburasi petugas gabungan terdiri dari DLHK kota Bogor, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), unsur TNI/Polri dan pihak Kecamatan Bogor Tengah.
Jenis sampah
Tumpukan sampah yang berada di bawah jembatan MA Salmun tersebut di dominasi sampah sayuran dan buah buahan yang telah membusuk bercampur dengan sampah plastik serta kayu bekas peti buah.
Sampah - sampah tersebut menumpuk di bawah jembatan MA Salmun, selain menimbulkan bau tak sedap juga mencemari sungai Cibalok.
Keberadaan sampah - sampah tersebut, diduga dibuang dengan sengaja ke bawah Jembatan MA Salmun oleh oknum para pedagang (PKL) yang biasa berjualan di atas jembatan tersebut.
Jumlah sampah
Kepala DLH Kota Bogor, Denni Wismanto mengatakan total sampah yang berhasil diangkut dari bantaran Sungai Cibalok sekira 1,5 ton dan diangkut dengan 2 truk sampah.
“Kami berharap, tindakan yang kami lakukan sebagai sosialisasi ke warga sekitar dan PKL untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan berhenti buang sampah ke sana,” ujar Denni.
Himbauan sampah PKL
Untuk mencegah hal tersebut terulang kembali, Denni menghimbau para PKL agar sampah tidak dibuang ke bawah jembatan melainkan dikumpulkan terlebih dahulu ke dalam karung. Selanjutnya karung itu akan diangkut oleh personel DLH pada waktu yang disepakati.
Sampah di bawah Jembatan MA Salmun itu saat ini belum terangkut seluruhnya. Menurut Denni proses pengangkutan sedikit mengalami kesulitan, lantaran terjal dan labilnya kawasan itu. Dan Ia khawatir proses pengangkutan justru membahayakan para petugas.
Artikel Terkait
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bogor dan Sekitarnya, Jumat 1 Desember 2023
Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bandung dan Sekitarnya, Jumat 1 Desember 2023
Sakit Gigi Menjengkelkan, Nah Jangan Khawatir Cobalah Ramuan Ini, Tak Percaya Cobalah Sekarang Juga, Anda Pasti Sumringah
IPB University Launching Aplikasi Pemantauan Udara Bersih dan Hotspot berbasis Android