VIEWJABAR - Dalam setiap giat yang dilakukan H Kusnadi kader kahot partai berlambang pohon beringin yang juga anggota DPRD Provinsi jabar Fraksi Golkar Komisi IV kerap menekankankan jalin silaturahmi.
Begitupun saat menghadiri deklarasi paslon Capres Prabowo-Gibran di Sentul Bogor belum lama ini, sikap yang ditujukan H Kusnadi tak lepas dari lempar senyum dan berjabat tangan sebagai simbol silaturahmi.
Dalam sikapnya, untuk silaturahmi tak harus dilakukan di tempat tertentu dengan satu paham akan tetapi, dimanapun beraberada atau dengan semua kalangan, terlebih partai yang menjadi koalisi, selaturahmi harus tetap dijaga dan dibangun.
Baca Juga: VIRAL Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur, Begini Penjelasan Bupati Cianjur, H Herman Suherman
"Ini merupakan satu bentuk konsolidasi dalam membangun sebuah kekuatan," kata H Kusnadi.
Kekuatan yang dimaksud di sini adalah, lanjutnya, hubungan emosinal pribadi apalagi ada kepentingan politik diantara partai koalisi.
Seperti halnya saat menghadiri deklarasi paslon Capres Prabowo-Gibran di SICC Centul belum lama ini, menurutnya itu perlukan dilakukan karena bentuk ketaan dirinya sebagai kader dan harus ditunjukan secara profesional.
Di sana, tambahnya, banyak kader lintas partai yang merupakan para sahabat dan harus dibina serta dipupuk secara emosional personal. Terllebih para kader intern sendiri di tubuh Golkar.
"Silaturahmi tak pernah mengenal tempat dan waktu atau golongan, tapi itu adalah kewajiban yang harus di jalani oleh setiap manusia," ucapnya lagi.
Silaturahmi pun harus dibangun sejalan dengan kondisional, terlibih memiliki kepentingan dalam berpolitik.
Ini adalah, kata H Kusnadi, konsolidasi yang perlu dilakukan guna membangun keutuhan dan kekuatan dalam upaya menyelaraskan tujuan yang akan dicapai untuk merebut kemenangan.
"Jika ini tidak dilakukan maka jangan harap semuanya itu akan tercapai," cetusnya.