VIRAL Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur, Begini Penjelasan Bupati Cianjur, H Herman Suherman

photo author
Asof, View Jabar
- Selasa, 12 Desember 2023 | 08:39 WIB
Bupati Cianjur H Herman Suherman, saat memberikan keterangan kepada Wartawan, terkait  kasus pernikahan sejenis di wilayah Cianjur, belum lama ini (Instagram @pemkabcjr)
Bupati Cianjur H Herman Suherman, saat memberikan keterangan kepada Wartawan, terkait kasus pernikahan sejenis di wilayah Cianjur, belum lama ini (Instagram @pemkabcjr)

VIEWJABAR - Pernikahan sejenis terjadi di desa Pakuon, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur Jawa Barat, terjadi belum lama ini dan viral di media sosial.

Viralnya pernikahan sejenis yang terjadi di desa Pakuon, Kecamatan Sukaresmi, akhirnya Bupati Cianjur, H Herman Suherman angkat bicara.

Menurut Herman dalam keterangannya kepada Wartawan di Cianjur Senin, bahwa pihak keluarga dan Kantor Urusan Agama (KUA) setempat merasa tertipu oleh penyamaran yang mengaku sebagai laki-laki.

Baca Juga: Polisi Ungkap Identitas Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Kolong Ranjang Apartemen Bogor Icon

"Keluarga mempelai perempuan beragama Islam, tahu pernikahan sejenis itu dosa, termasuk alim ulama juga tertipu, intinya keluarga tidak tahu bahwa yang bersangkutan adalah perempuan," tutur Herman.

KUA berikan penjelasan syarat pernikahan   

KUA setempat jelas Herman, sudah 3 kali memberikan informasi kepada yang bersangkutan, bahwa mau menikah itu ada persyaratannya, termasuk KTP dan lain sebagainya.

"Tapi yang bersangkutan tidak memberikan data - data, sehingga sudah tiga kali, yang keempat kali memaksakan diri untuk nikah siri," katanya.

Baca Juga: GEGER! Wanita Tanpa Busana Tewas di Apartemen Bogor Icon, Polisi : Ditemukan di Bawah Dipan Tanpa Busana, Ada Luka Menganga dan Sudah Membusuk

Dalam kasus itu, Herman memberikan apresiasi kepada Kades Pakuan yang mempertahankan warganya jangan sampai tertipu, bahkan pak kades sudah jauh melangkah, cuma pada saat pak kades sedang pergi keluar kota, direncanakan hari Minggu akan diselesaikan, ternyata pada hari minggunya melakukan nikah siri.

"Intinya keluarganya tidak tahu, bahwa yang bersangkutan adalah perempuan," ucapnya.

Selanjutnya menurut Herman, mempelai perempuan kabur meninggalkan rumah karena malu, dan saat ini sedang dikejar oleh keluarganya (ayahnya).

Baca Juga: SEGERA DIRESMIKAN ! Jembatan Otista Bogor Selesai Dibangun, Sistem Satu Arah (SSA) Lingkar Kebun Raya Bogor Kembali Diberlakukan

Sementara pelaku yang mengaku laki - laki sudah diamankan pihak kepolisian, karena terlibat kasuh penipuan uang sebesar Rp 50 juta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Asof

Sumber: Instagram @pemkabcjr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X