VIEWJABAR - Menkopolhukam Mahfud MD mengaku degdegan ketika Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima tongkat keketuaan ASEAN dari Perdana Menteri Kamboja Hun Sen.
Menkopolhukam Mahfud MD hadir menyertai Presiden Jokowi pada KTT ASEAN di Kamboja dan ikut menyaksikan penyerahan tongkat keketuaan ASEAN pada penutupan KTT ASEAN, Minggu 13 November 2022.
Mahfud MD bercerita kepada Presiden Jokowi, ketika Presiden Jokowi menerima tongkat keketuaan ASEAN 2023 dari Perdana Menteri Hun Sen, ia ingat pelantikan Kapolri di era Presiden Gus Dur atau KH Abdurahman Wahid almarhum.
Baca Juga: Cabor Tenis Meja Porprov Jabar 2022 Selesai Dipertandingkan, Inilah Para Juaranya
Obrolan itu dibagikan Mahfud MD dalam akun Twitternya, Minggu 13 November 2022.
"Pak, tadi saya deg-degan saat Bapak akan menerima tongkat keketuaan ASEAN tahun 2023.
"Mengapa?" tanya Pak Jokowi.
Baca Juga: Miris, Emak-emak Pemilik Warung di Jakarta Tusuk Emak-emak Penagih Utang dengan Gunting
Dulu waktu Presiden Gus Dur akan melantik Chaeruddin Ismail sebagai Kapolri untuk menggantikan Bimantoro ada insiden. Pak Bimantoro yang harus menyerahkan jabatan Kapolri tidak hadir.
Tulis Menkopolhukam Mahfud MD.
Karena Bimantoro tak hadir, protokol istana melapor:
"Bapak Presiden, tongkat yang akan dialihkan tidak ada, Pak Bimantoro tak hadir".
Baca Juga: 70 Emas Dikoleksi Kabupaten Bekasi, Berikut Klasemen Sementara Porprov Jabar 2022 Senin 14 November
Gus Dur kontan menjawab, "Begitu saja kok repot. Soal tongkat, beli saja di Pasar Senen dan pelantikan Kapolri dilanjutkan".