Sesar Cimandiri ini membentang antara Teluk Pelabuhan Ratu sampai wilayah Padalarang dan merupakan sesar paling tua.
Di mana Sesar Cimandiri ini terbentuk selama berlangsungnya orogenesa tahap dua pada Akhir Eosen Tengah.
Sesar Cimandiri ini terus aktif dan telah menyebabkan terbentuknya tinggian purba antara lembah Ciletuh sampai lembah Cimandiri.
Di Jawa Barat ini terdapat 10 sesar dan sesar Cimandiri termasuk sesar yang aktif dan telah mengakibatkan gempa bumi besar di Jawa Barat.
Setidaknya telah terjadi 7 gempa bumi besar di wilayah Jawa Barat dan yang di Cianjur merupakan gempa bumi yang ke 8 akibat Sesar Cimandiri.
Baca Juga: Ini Penyebab Guncangan Gempa Cinjur, Dwikorita: Tunjuk Sesar Cimandiri, Monitoring Gempa Susulan
Pergeseran Sesar Cimandiri sebelumnya telah mengakibatkan gempa bumi Pelabuhan Ratu pada tahun 1900.
Kemudian pada tahun 1910 sesar Cimandiri menyebabkan gempa bumi Padalarang. Pada tahun 1948 menyebabkan gempa bumi Conggeang.
Pada tahun 1972 Sesar Cimandiri juga jadi penyebab terjadinya gempa bumi Tanjungsari kemudian tahun 1973 gempa bumi Cibadak.
Gempa bumi Gandasoli pada tahun 1982 juga terjadi akibat pergerakan Sesar Cimandiri termasuk gempa bumi Sukabumi pada tahun 2001.***