Gempa Susulan Guncang Cianjur 117 Kali, Bahaya Longsor Intai Warga di Perbukitan

photo author
Lalan Tresna, View Jabar
- Selasa, 22 November 2022 | 16:38 WIB
Hingga Selasa 22 November 2022 pukul 06.00 WIB, gempa susulan yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat, terjadi hingga sebanyak 117 kali (Tangkap layar BMKG)
Hingga Selasa 22 November 2022 pukul 06.00 WIB, gempa susulan yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat, terjadi hingga sebanyak 117 kali (Tangkap layar BMKG)

VIEWJABAR - Wilayah Kabupaten Cianjur masih terus diguncang gempa usai gempa 5,6 M yang terjadi Senin 21 November pukul 13.21 WIB kemarin.

Hingga Selasa 22 November 2022 pukul 06.00 WIB, gempa susulan yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat, terjadi hingga sebanyak 117 kali. gempa terbesar 4.2 M sementara yang terkecil sebanyak 1.5 M.

Terkait banyaknya gempa susulan, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) mengimbau masyarakat Kabupaten Cianjur, mewaspadai bencana lanjutan berupa tanah longsor dan banjir sebagai dampak lanjutan dari gempa tersebut.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, imbauan ini dikhususkan bagi masyarakat Cianjur yang bermukim di daerah lereng-lereng perbukitan dan lembah atau bantaran sungai.

Menurutnya, besar kemungkinan lereng-lereng perbukitan di Cianjur menjadi rapuh usai gempa bumi. Kondisi tanah rapuh itu akan mudah lepas jika ditimpa hujan terus menerus seperti yang tejadi sekarang ini.

Baca Juga: INFO GEMPA HARI NI, Gempa Susulan di Kabupaten Cianjur Jawa Barat, Terjadi 45 Menit Lalu

"Lereng-lereng yang rapuh ini ditambah hujan deras dapat memicu terjadinya longsor dan banjir bandang dengan membawa material runtuhan lereng. Jadi masyarakat dan pemerintah setempat juga perlu mewaspadai adanya kolateral hazard atau bahaya ikutan usai gempa kemarin," paparnya.

Dwikorita menyampaikan, banyaknya korban jiwa dalam peristiwa gempa Cianjur akibat tertimpa bangunan yang tidak mampu menahan guncangan gempa.

Sebagai informasi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengonfirmasikan ada sebanyak 162 korban yang meninggal dunia dan 326 luka-luka akibat gempa Cianjur.

"Sebenarnya gempa tidak membunuh dan melukai. Justru, bangunanlah yang membunuh dan melukai manusia.

Baca Juga: Gempa Bumi Landa Cianjur, Ini Doa yang Harus Dibaca Ketika Terjadi Gempa Agar Mendapat Perlindungan Allah SWT

Hindari bangunan retak

Dwikorita juga meminta masyarakat untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. Bangunan retak tersebut dikhawatirkan tidak kuat menopang beban sehingga akan ambruk jika sewaktu-waktu terjadi gempa susulan.

"Untuk sementara jangan memaksakan kembali ke rumah jika bangunannya rusak atau retak-retak," paparnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lalan Tresna

Sumber: bmkg.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X